Kompas.com - 04/05/2022, 09:05 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kunjungan wisatawan ke tempat wisata di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada hari kedua Lebaran 2022 mulai mengalami peningkatan.

Guna mencegah antrean di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR), Dinas Pariwisata Sleman menggunakan alat transaksi e-ticketing portable (sistem tiket elektronik portabel).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono mengatakan, tempat wisata alam terbuka masih menjadi favorit wisatawan.

"Rata-rata tempat wisata ramai dikunjungi wisatawan saat pagi dan sore hari dan kunjungan dari pengamatan di lapangan masih didominasi oleh kelompok-kelompok kecil keluarga dan kendaraan dari luar kota," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Suparmono, dalam keterangan tertulis, Selasa (3/05/2022).

Baca juga:

Beberapa tempat wisata di Sleman, di antaranya kawasan wisata Kaliurang dan Kaliadem, Breksi, Grojogan Watu Purbo, Studio Alam Gamplong, Sindu Kusuma Edu Park, dan Jogja Eksotarium masih menjadi tempat favorit wisatawan.

Dinas Pariwisata Sleman mencatat, sampai hari Selasa pukul 15.00 WIB, kawasan Kaliurang dikunjungi 3.969 wisatawan, kawasan Kaliadem sebanyak 2.737 wisatawan. Sedangkan, lebih dari 500 wisatawan mengunjungi lima candi yang dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.

Tebing Breksi, Sleman, Yogyakarta DOK. ShutterstockSHUTTERSTOCK Tebing Breksi, Sleman, Yogyakarta DOK. Shutterstock

Sindu Kusuma Edu Park dan Gamplong Studio masing-masing dikunjungi lebih dari 750-an wisatawan, Tebing Breksi sebanyak 984 wisatawan, dan Jogja Exotarium sebanyak 963 pengunjung.

Suparmono optimistis, kunjungan wistawan akan terus meningkat. Selain pengelola telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik, petugas dan pengelola juga memberikan layanan terbaiknya bagi wisatawan.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, lanjutnya, telah mengantisipasi kemungkinan potensi terjadi antrean pada pintu masuk destinasi wisata yang dikelola Pemkab Sleman.

Baca juga:

"Kami telah mengirim alat dan melatih petugas pada minggu lalu, untuk siap, cepat, dan tepat dalam melayani wisatawan di pintu masuk destinasi. Kalaupun terjadi antrean tidak sampai mengular panjang," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Seksi Fasilitas Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman, Dewi Pratika, mengungkapkan, terdapat 12 alat transaksi baru yang distribusikan ke lima TPR, yaitu dua TPR Kawasan Kaliurang dan tiga TPR Kawasan Kaliadem.

"Alat tersebut mempunyai mobilitas yang baik bagi petugas untuk melakukan jemput bola, sehingga dapat meminimalisir potensi antrian panjang," katanya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.