Kompas.com - 08/05/2022, 12:02 WIB
Menara Pisa di Italia. SHUTTERSTOCKMenara Pisa di Italia.

KOMPAS.com - Pelaku perjalanan yang ingin berkunjung ke Italia kini bisa lebih menikmati perjalanan mereka. Pasalnya, negara ini telah memutuskan untuk menghapus persyaratan wajib masker.

Sejak Minggu (01/05/2022), pihak berwenang Italia mengumumkan bahwa para pelaku perjalanan tidak lagi diharuskan memakai masker saat masuk ke bar, restoran, museum, dan supermarket.

Baca juga:

Kendati demikian, dilansir Kompas.com dari SchengenVisaInfo.com, Kamis (05/05/2022),
persyaratan memakai masker tetap berlaku untuk tempat-tempat tertentu di dalam ruangan, seperti rumah sakit dan rumah perawatan.

Selain menghapus syarat wajib masker, Italia juga telah mencabut Green Health Pass Covid-19.

Kementerian Kesehatan Italia mengumumkan pada hari Minggu (01/05/2022) bahwa pelaku perjalanan dan warga lokal tidak lagi diharuskan untuk menunjukkan Green Health Pass ketika mengakses museum, hotel, pub, dan aktivitas serta layanan lainnya.

Selain itu, pihak berwenang Italia juga memutuskan untuk menghapus persyaratan formulir pencari lokasi penumpang (passenger locator form).

Kementerian Italia menjelaskan pada awal bulan Mei ini, bahwa semua pelaku perjalanan dibebaskan dari persyaratan melengkapi Passenger Locator Form saat memasuki Italia.

Baca juga: Italia Tambah 6 Destinasi Baru dalam Daftar Kota Terindah

Sebagian aturan pembatasan Covid-19 masih berlaku

Meski telah mencabut pembatasan yang disebutkan sebelumnya, Italia tetap mewajibkan para pelaku perjalanan untuk memenuhi aturan masuk sesuai protokol Covid-19.

Aturan Italia saat ini mewajibkan semua pelaku perjalanan asing untuk menunjukkan bukti Covid-19 yang valid. Mulai dari bukti vaksinasi, pemulihan, atau sertifikat tes pada saat kedatangan mereka.

Baca juga: Alasan Kenapa Menara Pisa di Italia Miring

Sertifikat vaksinasi dianggap sah ketika memasuki Italia, jika dokumen tersebut membuktikan bahwa pemegang telah menyelesaikan vaksinasi utama dalam 270 hari terakhir atau telah menerima vaksin booster.

Di sisi lain, sertifikat pemulihan dari infeksi Covid-19 hanya diterima jika menunjukkan bahwa pemegangnya telah pulih dari virus dalam 180 hari terakhir.

Untuk hasil tes negatif Covid-19, Kementerian Italia mengatakan bahwa negaranya menerima tes PCR dalam waktu 72 jam sebelum kedatangan dan rapid test antigen dalam waktu 48 jam sebelum kedatangan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.