Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/05/2022, 20:08 WIB

KOMPAS.com - Masyarakat Indonesia yang ingin bepergian ke luar negeri saat pandemi Covid-19, harus memperhatikan biaya tambahan terkait aturan masuk ke suatu negara jika ada, dan biaya tambahan untuk aturan kembali ke Indonesia.

Sebagai informasi, saat ini memang sudah banyak negara di dunia yang mengizinkan wisatawan asing datang tanpa melakukan tes PCR/antigen atau karantina dengan syarat sudah divaksinasi lengkap.

Beberapa negara, di antaranya adalah Malaysia, Singapura, Turki, Swiss, Inggris, Perancis, Mesir, Kroasia, dan lain-lain.

Namun, perlu diingat bahwa setelah dari negara-negara tersebut, warga negara Indonesia (WNI) masih harus melakukan tes RT-PCR saat akan kembali ke Tanah Air.

Baca juga:

Dalam Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19 Nomor 17 Tahun 2022, disebutkan bahwa pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA), wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR di negara/wilayah asal dalam waktu 2 x 24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan.

Sebaiknya ambil tes PCR di klinik kesehatan umum

Jika sudah mengetahui ketentuan tes RT-PCR 2x24 jam sebelum masuk ke Indonesia, PPLN dapat mempersiapkan waktu dan biaya untuk mengambil tes sebelum menuju bandara.

Pasalnya, harga tes RT-PCR di klinik kesehatan bandara kemungkinan besar cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan klinik di luar bandara.

Hal tersebut dialami oleh satu keluarga yang baru-baru ini kembali ke Indonesia setelah melakukan perjalanan di Malaysia.

Menurut pengakuannya, ia merasa dipatok harga tes RT-PCR terlalu tinggi oleh pihak Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2), saat akan pulang menuju Indonesia.

"Harga PCR-nya kemahalan sekali RM 350 (sekitar Rp 1,1 juta) per orang. Padahal kalau normal, hanya maksimal RM 180 (sekitar Rp 567.000) yang kami googling," kata Monique kepada Kompas.com, Minggu (8/5/2022).

Baca juga: Syarat Lengkap dan Panduan Masuk ke Malaysia Bebas Tes Covid-19

Lebih lanjut, kata dia, banyak dari penumpang asal Indonesia yang juga kaget dan memprotes kebijakan tersebut, sebab mengira tidak ada lagi biaya tes PCR. Saat dikonfirmasi kepada pihak Tourism Malaysia, diketahui bahwa harga tersebut sudah resmi dari bandara.

"Sepertinya itu karena tes PCR-nya di fasilitas kesehatan yang di bandara. Benar, di sana memang agak sedikit mahal kalau dibandingkan dengan klinik di luar bandara," kata Marketing Manager Tourism Malaysia Niko Johan Tanisa, Minggu.

Kendati demikian, Niko menjelaskan, harga tersebut tertera pada situs resmi penyedia di bandara KLIA2 yakni BP Healthcare.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

Travel Update
3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

Travel Tips
Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

Travel Promo
Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

Jalan Jalan
Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Travel Tips
5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Jalan Jalan
565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

Travel Update
Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Travel Promo
Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Travel Promo
Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Jalan Jalan
Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+