Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Paspor Paling Mahal di Dunia, Ada yang Lebih dari Rp 10 Juta

Kompas.com - 10/05/2022, 17:05 WIB
Desi Intan Sari,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Sumber CNN

4. Kuba

Dalam proses pembaruan paspor Kuba, ada sejumlah aturan yang cukup berbeda daripada negara lainnya. 

Pemerintah Kuba menentukan bahwa saat membuat paspor baru secara lokal biayanya adalah 105 dollar AS atau sekitar Rp 1,5 juta, dan hanya bisa digunakan selama enam tahun.

Namun, paspor itu juga harus diperbarui lagi setiap dua tahun agar tetap berlaku dan bisa dipakai. Bahkan, setiap akan memperbarui paspor, ada biaya tambahan lainnya sebesar 500 CUP (mata uang Kuba) atau sekitar Rp 300.000. 

Baca juga: 7 Kota Paling Berbahaya di Dunia, Banyak Kota di Meksiko

Setelah enam tahun, masa berlaku paspor akan habis. Orang yang ingin punya paspor harus membuat paspor baru kembali. 

Sebagai perbandingan yang imbang, pemegang paspor Kuba selama 10 tahun membutuhkan biaya sekitar 270 dollar AS atau sekitar Rp 3,9 juta.

5. Liechtenstein 

Sebagai negara terkecil nomor empat di Eropa dan terkecil keenam di dunia berdasarkan luas daratannya, Liechtenstein punya paspor yang mahal.

Baca juga: 10 Pantai Paling Berbahaya di Dunia, Pesonanya Menipu

Bagi orang yang tinggal di sana, mereka membayar sekitar 260 dollar AS atau sekitar Rp 3,7 juta jika ingin punya paspor. Biaya tersebut diketahui sudah termasuk biaya pembuatan paspor beserta tarif pengirimannya.

6. Meksiko

Paspor mahal berikut adalah milik Meksiko, yang beberapa waktu lalu tepatnya pada 2021 mengeluarkan paspor elektronik dengan chip dan lembaran polikarbonat.

Ilustrasi Paspor Meksiko.WIKIMEDIA COMMONS/JEWBEN09 Ilustrasi Paspor Meksiko.

Bagi penduduk yang ingin memperbarui paspor mereka di Meksiko, biaya yang dibutuhkan mencapai 170 dollar AS atau sekitar Rp 2,4 juta.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com