Kompas.com - 13/05/2022, 21:31 WIB

Compang Sakral Tuwit, tempat rapat zaman dahulu kala

Tobias menjelaskan sebagaimana diceritakan oleh nenek moyang secara turun temurun, Compang Sakral Tuwit dikelilingi kursi berbentuk batu bulat untuk tempat duduk saat ada rapat dari berbagai kedaluan, Hamente di wilayah Manggarai Raya.

Ada pula pertemuan dari berbagai suku yang berada di perkampungan tersebut pada masa silam.

Batu bulat berbentuk meja bundar sebagai tempat duduk dari pemimpin rapat. Di sebelahnya, ada batu berbentuk mesin ketik untuk diketik oleh juru tulis adat di zaman itu.

"Jadi zaman dulu, semua dalu di wilayah Manggarai Raya mengadakan pertemuan besar di perbukitan Tuwit dan tempatnya di compang keramat Tuwit," kata Tobias.

Baca juga: Ajaibnya Air Terjun Pangkadari di Manggarai NTT, Mirip Sungai di Inggris

Dalu adalah kepala wilayah dalam sebuah kawasan dibawah kekuasaan Raja Todo sebelum kemerdekaan dan masa penjajahan Belanda.

"Dalu memimpin wilayah kedaluan. Untuk diketahui bahwa di wilayah kerajaan Todo ada 32 wilayah kedaluan," imbuh Tobias.

Buku, botol sakral, dam Emas

Tobias menjelaskan, orangtuanya mewariskan cerita bahwa dibawah Compang Tuwit, tersimpan buku sakral nama-nama suku di NTT, bahkan Indonesia.

Di dalam buku itu, ditulis 4.343 suku di NTT dan Indonesia. Ada pula botol sakral yang bagian penutupnya terbuka. Di dalam botol ada jewawut, bahkan ada emas sakral. Semua itu tidak bisa diambil oleh siapa pun.

Bukit Sakral Tuwit, Runus, Desa Langgasai, Kecamatan Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur, NTT, Sabtu, (7/5/2022) merupakan tempat sangat keramat dan mistis. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Bukit Sakral Tuwit, Runus, Desa Langgasai, Kecamatan Elar Selatan, Kab. Manggarai Timur, NTT, Sabtu, (7/5/2022) merupakan tempat sangat keramat dan mistis. (KOMPAS.com/MARKUS MAKUR)

Bukit Tuwit bahkan dipercaya bisa memberi petunjuk bagi seseorang untuk bisa menjadi pemimpin dan sukses dalam karier.

Di sekeliling Bukit Tuwit, ada pohon yang dikeramatkan, seperti pohon Nao dan bambu Ndiwal.

Baca juga: Pendakian Gunung Ile Mauraja di Lembata NTT, Nikmati Dua Gunung dalam Satu Perjalanan

Tobias menjelaskan bahwa pernah ada orang dari Manggarai yang bermimpi datang ke Bukit Tuwit. Setelah datang langsung ke sana, ia lolos tes Calon Pegawai Negeri Sipil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.