Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Kompas.com - 19/05/2022, 06:17 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Plunyon Kalikuning adalah destinasi wisata alam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang memiliki pemandangan alam memesona.

Namun, destinasi ini belakangan ramai dibincangkan di media sosial lantaran menjadi salah satu lokasi syuting film KKN di Desa Penari.

Baca juga: Mampir ke Jembatan Plunyon, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Dikutip dari Kompas.com (18/05/2022), pengunjung yang datang bisa menikmati panorama alam lereng Gunung Merapi sekaligus landskap perbukitan dan pepohonan pinus yang menyegarkan mata.

Adapun salah satu ikon destinasi di sana adalah Jembatan Plunyon, yang menjadi tempat syuting film horror yang sedang tren tersebut. 

Sebagai informasi, setelah diketahui menjadi lokasi syuting KKN di Desa Penari, kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Plunyon Kalikuning mengalami peningkatan.

Salah seorang pengelola bernama Sargiman mengatakan bahwa jumlah wisatawan per hari naik cukup signifikan hingga hampir 80 persen. Dari biasanya 50 orang per hari, menjadi 100 orang lebih. 

"Peningkatanya hampir 80 persen. Dulu per harinya 50 orang, sekarang 100 orang lebih," kata Sargiman.

"Jembatan itu menjadi favorit pengunjung. Yang viral ya jembatan itu," sambung dia.

Baca juga: Serunya Menjajal Wahana Misteri KKN di Desa Penari di fX Sudirman

Rute menuju Plunyon Kalikuning

Wisatawan saat berjalan kaki di Jembatan Plunyon menikmati pemandangan dan suasana alamKOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Wisatawan saat berjalan kaki di Jembatan Plunyon menikmati pemandangan dan suasana alam

Jika tertarik berkunjung, kamu dapat mendatangi Plunyon Kalikuning di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kaliurang Timur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Untuk sampai ke lokasi, dibutuhkan waktu sekitar 50 menit hingga satu jam, dengan jarak sekitar 24 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. 

Jika berangkat dari pusat kota Yogyakarta yakni Malioboro, kamu bisa langsung mengarah ke Jalan Kaliurang.

Adapun rute lengkapnya menurut Google Maps, jalan dari Malioboro ke arah selatan menuju Jalan Perwakilan.

Baca juga: 5 Tips Mengunjungi Wahana KKN di Desa Penari, Jangan Jalan Buru-buru

Setelah melewati Hasian Malioboro Motel, belok kiri ke Jalan Mataram. Kemudian belok kanan menuju Jalan Abu Bakar Ali. Sekitar 550 meter, belok kiri ke Jalan Yos Sudarso.

Selanjutnya, gunakan jalur tengah untuk belok sedikit ke kanan menuju Jalan Faridan Muridan Noto. Lalu, belok kiri menuju Jalan Suroto. Setelah sekitar 1,2 kilometer (km), ambil jalan keluar pertama di putaran menuju Jalan Terban.

Setelah melewati KFC di sebelah kanan, langsung saja belok kanan menuju Jalan Persatuan. Kemudian, lurus terus untuk tetap berada di Jalan Kaliurang.

Baca juga: Rumah Utama dalam Film KKN di Desa Penari Rencananya Akan Dijual

Dua wisatawan saat berwisata di Plunyon Kali Kuning. Tampak bangunan Jembatan Plunyon yang menjadi favorit wisatawan untuk berfoto.KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA Dua wisatawan saat berwisata di Plunyon Kali Kuning. Tampak bangunan Jembatan Plunyon yang menjadi favorit wisatawan untuk berfoto.

Dikutip dari situs Badan Otorita Borobudur Kemenparekraf, dari Kaliurang, terus naik hingga belokan ke kiri ke arah Lavatour atau Umbulharjo, lalu belok kiri setelah sampai sekitar 100 meter dari pos tersebut.

Selanjutnya, kamu akan menemukan pertigaan dengan pohon beringin kecil. Lalu, belok kanan dan terus lurus sampai mentok di lokasi tujuan yakni Jembatan Plunyon.

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke Plunyon Kalikuning, tiket masuk per orang dibanderol seharga Rp 12.000 dan asuransi Rp 2.000. Sedangkan untuk sepeda dibanderol Rp 2.000. Tempat ini dibuka pukul 09.00-15.00 WIB.

Baca juga: Mengenal Telaga Rowo Bayu, Tempat yang Dikaitkan Kisah KKN Desa Penari

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com