Kompas.com - 30/05/2022, 10:07 WIB

KOMPAS.com - Pantai Plengkung atau G-Land yang menjadi lokasi ajang internasional World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022, memiliki karakteristik ombak tersendiri.

Hal ini menjadi pemikat para peselancar dari seluruh dunia untuk datang ke pantai yang ada di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi, Jawa Timur

G-Land diklaim sebagai salah satu dari tujuh ombak yang terbaik di dunia, serta berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.

Ombak kiri G-Land, yang juga terkenal panjang dan tubular, menjadi poin penting bagi para peselancar.

Oleh sebab itu, para peselancar rela untuk datang, meski lokasinya di tengah hutan dan jauh dari Kota Banyuwangi, dengan menempuh jarak sekitar 80 kilometer atau dua jam perjalanan.

Baca juga: Pesona Pantai Plengkung di Banyuwangi, Tempat Gelaran WSL 2022

G-Land jadi tempat impian para peselancar dunia

Salah satu legenda selancar Indonesia asal Bali, Rizal Tandjung, mengatakan bahwa seluruh pelancar di dunia memimpikan untuk bisa berselancar di G-Land.

Meskipun ombak serupa bisa dijumpai di Hawaii, Fiji, dan Tahiti, namun G-Land di Indonesia memiliki kelebihan sendiri, yaitu kondisi perairan yang hangat sehingga para surfer (peselancar) betah berlama-lama mencari ombak di laut.

“Indonesia memiliki air yang hangat dan hal itu yang disukai para surfer, mereka tidak perlu wetsuit untuk berselancar," kata Rizal, dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (30/5/2022).

Pria yang pernah meraih poin sempurna di ajang serupa pada tahun 1997 di G-Land ini melanjutkan, budaya dan keramahtamahan orang Indonesia menjadi nilai tambah yang disukai para surfer.

"Tak jarang mereka mengunggahnya ke social media (media sosial) miliknya,” ujarnya.

Rizal mengatakan, mayoritas para peserta pada perhelatan kali ini belum pernah menjajal ombak di Pantai Plengkung, sehingga mereka sangat bersemangat.

Baca juga: Panduan Wisata Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Ada Tips Lihat Sunset

Pantai Plengkung atau G-Land yang menjadi lokasi perhelatan internasional World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022.Dok. Kemenparekraf Pantai Plengkung atau G-Land yang menjadi lokasi perhelatan internasional World Surfing League (WSL) Championship Tour (CT) G-Land Pro 2022.

Hal ini juga menjadi tahapan yang bersejarah dari Championship Tour. Lantaran CT sebelumnya digelar di G-Land selama tiga tahun berturut-turut mulai tahun 1995 hingga 1997.

Setelah 25 tahun absen, tahun ini kembali digelar dan menjadi momentum bersejarah bagi dunia selancar di tanah air.

Event (acara) ini menjadi penting lantaran momentum ini mengangkat potensi surfing di tanah air, dan menjadi sorotan dari berbagai negara di dunia. Ombak di G-Land menjadi salah satu pemikatnya. Semua peselancar dunia bermimpi untuk menunggangi ombaknya,” ujar peselancar asal Florida, Amerika Serikat (AS), Kelly Slater. 

Pria pemilik gelar 11 kali juara dunia selancar ini juga mengaku senang bisa berlomba kembali di G-Land, setelah beberapa tahun tidak digelar karena suatu alasan tertentu.

“Sekitar 27 tahun yang lalu saya di sini, dan tahun ini senang bisa berada di sini kembali. Kami menantikan untuk bisa datang di event ini,” kata atlet berusia 40 tahun itu.

Sementara itu, peselancar Indonesia Rio Waida, yang berhasil mengalahkan peringkat pertama dunia Filipe Toledo di babak 24 besar WSL CT G-Land Pro 2022, juga mengaku sangat senang bisa berlomba bersama para peselancar dunia. 

Baca juga: Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
10 Tempat Wisata Keluarga di Jabodetabek buat Libur Akhir Tahun

10 Tempat Wisata Keluarga di Jabodetabek buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
Batalkan Tiket Lion Air Group Bisa Refund, Ini Syaratnya

Batalkan Tiket Lion Air Group Bisa Refund, Ini Syaratnya

Travel Tips
Bentuk Keris Ada yang Berliku dan Lurus, Ternyata Ini Alasannya

Bentuk Keris Ada yang Berliku dan Lurus, Ternyata Ini Alasannya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.