Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bali Jadi Destinasi Favorit Turis Asing dan Indonesia per Mei 2022

Kompas.com - 31/05/2022, 23:03 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Pesona Bali sebagai destinasi wisata seolah tidak ada habisnya. Setelah berbagai pelonggaran aturan perjalanan domestik maupun internasional pada awal tahun 2022, Pulau Dewata kembali menjadi favorit masyarakat di dalam dan luar negeri.

Vice President of Commercial Traveloka, John Safenson mengatakan, geliat perjalanan internasional semakin terlihat pada bulan April-Mei 2022. Salah satunya dengan peningkatan pemesanan tiket pesawat ke Bali.

"Sampai saat ini menurut data kami, peningkatan pemesan penerbangan ke Bali mengalami pertumbuhan sangat signifikan yakni tujuh kali lipat dari negara-negara Asia Tenggara, seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Filipina, Australia," ujar dia, saat konferensi pers di Artotel Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (30/5/2022).

Baca juga:

Menurut John yang berdomisili di Bali, sudah terlihat banyak warga negara asing (WNA) berjalan-jalan sambil berjemur atau naik motor menikmati keindahan Pulau Dewata.

Tren perjalanan 2022

John menjelaskan, sejak dulu Bali telah menjadi destinasi populer, baik sebelum pandemi Covid-19 maupun hingga saat ini menuju endemi.

Ilustrasi wisata Bali.DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Ilustrasi wisata Bali.

Namun, selain itu, ada juga berbagai kota-kota besar lainnya yang diminati pengguna Traveloka.

"Selain Bali, ada Medan, Malang, Yogyakarta, dan Surabaya, sama kota-kota besar lainnya di Indonesia. Karena saat ini di Traveloka perjalanan itu tidak hanya buat berwisata, tetapi juga untuk mengunjungi keluarga, silaturahmi, dan lain-lain yang tidak bisa dilakukan saat pandemi," terangnya.

Baca juga:

Sementara itu, Chief Marketing Office Traveloka Shirley Lesmana, mengatakan bahwa tren perjalanan tahun 2022 di Indonesia akan mengalami evolusi dari sebelum pandemi terjadi.

"Tahun 2022 ini, kegiatan-kegiatan yang populer itu seperti staycation, roadtrip, pesawat untuk weekend gateway atau healing ke Bali atau Yogyakarta, sama asuransi perjalanan," jelasnya.

Adapun berbagai tren aktivitas tersebut mulai muncul saat pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia.

Jika sebelumnya wisatawan lebih banyak memilih area dalam ruangan atau wisata belanja, saat ini preferensi beralih ke wisata alam dan asuransi perjalanan, yang dapat lebih melindungi diri kala pandemi. 

Baca juga: Ide Road Trip 4 Hari di Bali, Cocok Buat Self-Healing

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com