Kompas.com - 03/06/2022, 21:31 WIB

"Jika kita menemukan kondisi trafik yang besar di Pulau Jawa, tentu harga hotel akan berbeda dari harga-harga hotel lain di luar Pulau Jawa," tuturnya.

70 persen okupansi hotel berasal dari business trip

Maulana menyebut, penyumbang okupansi hotel terbesar berasal dari business trip kalangan pemerintah dan swasta, yang sebagian besar berpusat di Pulau Jawa.

"Kalau kita bicara okupansi berdasarkan perspektif hotel, yang paling besar pengaruhnya mengisi okupansi itu adalah business trip, kegiatan-kegiatan pemerintah. Mungkin 70 persen isinya mereka aja," kata dia.

Seiring dilonggarkannya syarat perjalanan, kegiatan korporasi juga diprediksi kian meningkat mulai kuartal kedua tahun 2022.

Baca juga: Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

"Karena tahun 2022 keinginan untuk melakukan kegiatan lagi di masyarakat udah cukup tinggi, baik dari sisi masyarakat, maupun regulasinya pun juga mendukung, sudah banyak dimudahkan," sambungnya.

Tarif pesawat mahal pengaruhi waktu menginap di hotel

Di sisi lain, dengan naiknya harga tiket pesawat ini, membuat masyarakat cenderung memilih opsi transportasi lain, baik darat maupun laut yang berpengaruh pada rentang waktu lama wisatawan menginap (length of stay).

"Sekarang karena harga tiket pesawat tinggi, orang-orang tentu banyak yang beralih ke jalur darat. Sedangkan jalur darat dengan keterbatasan waktu juga akan berpengaruh pada lama waktu wisatawan untuk berlibur. Sementara untuk jalur udara, mereka bisa pulang last minutes," katanya.

Bagi wisatawan yang menggunakan transportasi darat dan laut, harus menyisihkan waktu dari periode liburannya untuk perjalanan.

Sedangkan mereka yang berlibur dengan pesawat, cenderung tinggal lebih lama di hotel, karena perjalanan yang ditempuh jauh lebih singkat.

Baca juga: Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Kesimpulannya adalah, kenaikan tarif kamar hotel mengikuti tingkat okupansi. Makin tinggi okupansi, makin mahal tarif hotel. Begitu pula sebaliknya.

Adapun tingkat okupansi ternyata memiliki hubungan kompleks dengan berbagai faktor penentu tingkat okupansi itu sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.