Kompas.com - 06/06/2022, 16:49 WIB

KOMPAS.com - Kapal pesiar Royal Caribbean International di Singapura berencana kembali berlayar ke sejumlah tempat wisata di Malaysia, mulai Kamis (30/6/2022).

Layanan ini tersedia untuk tiga dan empat hari dengan menggunakan armada Spectrum of the Seas.

Selama perjalanan, wisatawan bisa menikmati aneka hiburan di dalam kapal pesiar, di antaranya wahana virtual reality Sky Pad, simulasi selancar bernama FlowRider, dan kapsul pengamatan yang berlapis kaca bernama North Star. 

Ketika mendarat di Penang dan Kuala Lumpur, Malaysia, wisatawan dapat menjelajahi aneka tempat wisata sejarah, budaya, dan kuliner. 

Baca juga:

Ada sejumlah tempat wisata yang bisa dipilih bersama Royal Caribbean, mulai dari gereja St. George's Church di Penang yang dikenal sebagai gereja Anglikan tertua di Asia Tenggara, hingga Batu Caves di Kuala Lumpur yang memiliki aneka patung dewa-dewi agama Hindu.

Kendati demikian, harap diingat bahwa wisatawan wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai negara tujuan, serta kelengkapan dokumen.

Baca juga: Australia Cabut Larangan Masuk Kapal Pesiar, Mulai April

Batu Caves, Malaysia.UNSPLASH/Meriç Dağlı Batu Caves, Malaysia.
 

"Kami senang menjadi jalur pelayaran pertama di Singapura yang menghubungkan kembali wisatawan dengan destinasi-destinasi indah di Asia. Penang dan Kuala Lumpur, kota-kota yang kaya akan budaya, memiliki beragam hal (yang bisa dijelajahi) dan hal tersebut hanya baru permulaan," kata Vice President dan Managing Director, Asia-Pacific, Royal Caribbean International, Angie Stephen, melalui keterangan resmi, Kamis (2/6/2022).

Stephen melanjutkan, setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19, pihaknya kembali merasakan semangat dari para tamu, serta mitra mereka. 

Baca juga:

Adapun, tambahnya, Singapura merupakan salah satu destinasi teratas dan lokasinya dekat dengan sejumlah negara, sehingga memudahkan wisatawan untuk bepergian. 

Sementara itu, Director of Cruise, Singapore Tourism Board, Annie Chang, mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan para pemerintah di negara Asia Tenggara. 

"Kami telah bekerja sama dengan para pemerintah di Asia Tenggara untuk menyatukan protokol dan kebijakan kapal pesiar, dan kami senang mempersembahkan kembali pelabuhan-pelabuhan di Malaysia untuk berlayar sebagai permulaan," tutur Chang. 

Tiket pelayaran dari Singapura ke Malaysia telah dibuka di situs resmi armada kapal pesiar tersebut. 

Baca juga: Kapal Pesiar Terbesar di Dunia Berlayar Perdana pada 4 Maret 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.