Kompas.com - 06/06/2022, 19:13 WIB

KOMPAS.com - Menurut pembawa acara Sarah Sechan, Singapura merupakan negara tempat ia tinggal saat ini sekaligus destinasi wisata kuliner yang kaya.

Wisatawan bisa menemukan banyak tempat makan, mulai dari yang harganya mahal dan berlabel Michelin Star, hingga yang harganya terjangkau dan tetap enak. 

Berikut sejumlah tips untuk wisatawan yang ingin wisata kuliner di Singapura ala Sarah Sechan:

Baca juga: Situasi Terbaru Terbang ke Singapura, Mirip Seperti Sebelum Pandemi

Coba sarapan selain di hotel

Ilustrasi salah satu sudut Jalan Joo Chiat atau Joo Chiat Road di Singapura.UNSPLASH/Markus Leo Ilustrasi salah satu sudut Jalan Joo Chiat atau Joo Chiat Road di Singapura.

Umumnya paket menginap di hotel di Singapura sudah disertai dengan sarapan, namun Sarah menganjurkan wisatawan untuk menikmati makanan pada pagi hari di luar hotel. 

"Mungkin kalau ada yang suka ke Singapura, terus biasanya sarapan di hotel, coba sarapan tradisional ala Singapura. Skip (lewati sarapan) di hotel untuk satu hingga dua hari," ujarnya dalam peluncuran kampanye SingapoReimagine di The Ritz Carlton-Jakarta - Pacific Place, Selasa (24/5/2022).

Wisatawan, lanjutnya, bisa mencoba sarapan di sejumlah daerah, salah satunya Joo Chiat. Jarak Joo Chiat dari Bandara Changi adalah 13 kilometer (km) dengan waktu tempuh sekitar 13 menit.

Untuk diketahui, dilansir dari laman Singapore Tourism Board, Joo Chiat berada tidak jauh dari Katong. Wisatawan bisa menjumpai banyak hal di daerah ini, mulai dari rumah toko milik kaum peranakan yang Instagramable hingga tempat belanja. 

Baca juga: Tiket Pesawat ke Singapura Melambung, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Terkait menu sarapan, Sarah menyarankan wisatawan untuk mencoba roti dengan selai kaya didampingi secangkir kopi o atau kopi c dan telur setengah matang. 

"Ada satu tempat untuk sarapan. Mereka sudah ada dari 1925. Sampai sekarang masih ada dan itu kualitasnya terjaga," kata Sarah. 

Adapun tempat yang ia maksud adalah Chin Mee Chin yang dikenal sebagai salah satu kedai kopi tertua di Negeri Singa. Buka dari pukul 08.00 waktu setempat, kedai kopi ini juga menawarkan menu lain yakni Sugee Cake

Baca juga: Wajah Baru Lounge Singapore Airlines di Bandara Changi Singapura

Jelajahi tempat lain untuk seafood

Biasanya, kata Sarah, wisatawan nasional asal Indonesia kerap menyantap hidangan seafood (olahan hasil tangkapan laut) di daerah East Coast. 

Namun, kali ini ia menyarankan wisatawan untuk mengeksplor tempat lain.

"Ada tempat seafood, ini bahan-bahannya atau seafood-nya dari peternakan lokal," tutur Sarah. 

Tempat yang ia rekomendasikan adalah Scaled by Ah Hua Kelong. Lokasinya di Jalan 8 Hamilton, jaraknya hampir 20 km dengan durasi berkendara kira-kira 21 menit dari Bandara Changi.

Baca juga: Kapal Pesiar dari Singapura Akan Berlayar ke Indonesia pada Juli 2022

Melihat karya seni dan menyantap makanan halal

Ilustrasi salah satu sudut National Gallery of Singapore atau Galeri Nasional Singapura.UNSPLASH/Matt Briney Ilustrasi salah satu sudut National Gallery of Singapore atau Galeri Nasional Singapura.

Penikmat seni yang berkunjung ke Negeri Singa mungkin sudah tak asing dengan National Gallery of Singapore atau Galeri Nasional Singapura. 

Selain bangunannya yang memiliki nilai sejarah, National Gallery of Singapore juga menampilkan karya seni dari berbagai negara.

Dilansir dari laman resminya, tempat ini juga telah bekerja sama dengan sejumlah museum internasional lainnya, antaranya Tate Britain, Musée d'Orsay, dan National Museum of Modern Art, Tokyo (MOMAT).

Di National Gallery of Singapore, selain menikmati pameran seni yang ada, wisatawan juga bisa mengunjungi restoran-restoran yang ada.

Baca juga: Patung Lilin Hyun Bin Bakal Dipajang di Madame Tussauds Singapura

"Kalau mau cari yang halal, tapi sedikit beda, mau fusion (percampuran), ada Spanish inspired (hidangan yang terinspirasi makanan khas Spanyol) di National Gallery (of Singapore). Kamu bisa melihat karya seni dan mengunjungi restoran di dalamnya," terang Sarah.

Salah satu restoran yang ia rekomendasikan adalah The Great Mischief. Selain hidangannya yang unik, tempatnya juga Instagramable dengan sofa dan jendela yang memperlihatkan pemandangan gedung-gedung di Singapura. 

Lokasinya tidak begitu jauh dari Marina Bay Sands, yakni tiga km dengan lama berkendara hampir 10 menit. 

Baca juga: Sandiaga Bidik Turis Malaysia dan Singapura untuk Wisata Golf di Belitung

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Jalan Jalan
Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.