Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 13/06/2022, 21:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menegaskan, pemerintah tidak melakukan komersialisasi atas Candi Borobudur.

Hal ini diungkapkannya terkait wacana harga tiket naik Candi Borobudur Rp 750.000 yang belum lama ini ramai dibincangkan.

Baca juga: Harga Tiket Naik Candi Borobudur Rp 750.000 Ditunda

"Kita perlu saling bergandengan tangan, jangan saling menyalahkan, jangan saling mencaci maki, apalagi menuduh ini adalah dalam rangka komersialisasi, tidak sama sekali," ucap Sandiaga dalam Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, Senin (13/06/2022).

Ia menambahkan, saat ini fokus pemerintah adalah upaya konservasi dan memastikan carrying capacity atau daya dukung Candi Borobudur tetap terjaga.

"Justru yang kami fokuskan adalah daya dukung dari Candi Borobudur ini hanyalah 1.200 (orang)," imbuhnya.

Maka dari itu, Sandiaga mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mengkaji lagi langkah-langkah lain bersama Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Balai Konservasi Borobudur, para ahli, hingga pelaku UMKM setempat terkait upaya menjaga kelangsungan dan kelestarian Candi Borobudur.

"Kami ingin keputusannya nanti berpihak pada konservasi, menjaga kelangsungan dan kelestarian Candi Borobudur, serta berpihak pada rakyat, khususnya mereka yang ekonominya baru menggeliat di sekitar Candi Borobudur," ujar Sandiaga.

Baca juga:

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kemenparekraf untuk menjaga kelestarian candi, ialah lewat kehadiran museum tiga dimensi yang akan dibangun di sekitar kawasan Borobudur.

"Augmented dan virtual reality museum tiga dimensi memberikan kesempatan bagi masyarakat yang tidak naik ke area stupa Candi Borobudur, tapi bisa duduk di pelataran dan merasakan sensasi membaca relief demi relief dari Candi Borobudur tersebut," kata dia.

Upaya lain yang dilakukan yaitu dengan diresmikannya layanan kendaraan ramah listrik di area Candi Borobudur.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

"Kemenparekraf juga telah meresmikan layanan kendaraan ramah listrik di area Candi Borobudur, dan stasiun pengisian kendaraan listrik umum dalam rangka mewujudkan ecotourism atau green tourism di Indonesia," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Sepedaan Shimanami Kaido di Jepang, Bisa Mampir ke Kuil Shinto

Rute Sepedaan Shimanami Kaido di Jepang, Bisa Mampir ke Kuil Shinto

Jalan Jalan
8 Festival Unggulan Jatim 2023, Tak Cuma Jember Fashion Carnaval

8 Festival Unggulan Jatim 2023, Tak Cuma Jember Fashion Carnaval

Travel Update
Ini Rute Pawai Tatung Cap Go Meh 2023 di Singkawang pada 5 Februari

Ini Rute Pawai Tatung Cap Go Meh 2023 di Singkawang pada 5 Februari

Travel Update
Mampir ke Semesta's Gallery Jakarta, Catat Panduan Lengkapnya

Mampir ke Semesta's Gallery Jakarta, Catat Panduan Lengkapnya

Travel Tips
Pantai Jo Cemara di Kalimantan Selatan: Tiket Masuk dan Aktivitas

Pantai Jo Cemara di Kalimantan Selatan: Tiket Masuk dan Aktivitas

Travel Tips
11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

Jalan Jalan
Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Jalan Jalan
Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Jalan Jalan
Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Travel Update
Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Jalan Jalan
Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Travel Update
Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

Travel Update
Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+