Kompas.com - 14/06/2022, 10:06 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Barang jemaah haji Indonesia kerap tertinggal di Masjid Nabawi, Madinah, saat beribadah. Namun, para jemaah haji tak perlu khawatir jika mengalami kejadian tersebut

Sebab, ada petugas khusus yang bertanggung jawab untuk menangani barang-barang jemaah haji Indonesia yang tertinggal di Masjid Nabawi. 

Lantas, apa yang terjadi jika barang jemaah haji tertinggal di Masjid Nabawi

Baca juga: Arab Saudi Naikkan Kuota Haji Jadi 1 Juta Orang Tahun 2022, Ini Syaratnya

Baca juga: Garuda Indonesia Terbangkan 1.596 Jemaah Haji, Perdana Tahun 2022

Petugas khusus 

Unit pelayanan jemaah haji Indonesia Daerah Kerja (Daker) Madinah menunjuk petugas untuk menangani barang-barang jemaah haji yang tertinggal di Masjid Nabawi. Petugas khusus tersebut dilengkapi dengan surat dan tanda pengenal. 

Pengunjung berziarah di depan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5/2019). Ziarah makam Nabi Muhammad SAW dan dua sahabatnya tersebut menjadi salah satu aktivitas favorit Umat Islam saat berkunjung di Kota Madinah Al-Munawarah.ANTARA FOTO/AJI STYAWAN Pengunjung berziarah di depan makam Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar as Siddiq, dan Umar bin Kattab di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Senin (6/5/2019). Ziarah makam Nabi Muhammad SAW dan dua sahabatnya tersebut menjadi salah satu aktivitas favorit Umat Islam saat berkunjung di Kota Madinah Al-Munawarah.

Sekretaris Daker Madinah Abdillah MT mengatakan, tidak sembarang orang dapat mengambil barang tanpa pemilik yang ditemukan di Masjid Nabawi. Oleh sebab itu, petugas khusus tersebut wajib mengantongi surat dan tanda pengenal.

“Jika tidak ada surat resmi sebagai petugas khusus untuk mengamankan barang-barang tanpa pemilik, bisa diamankan oleh pihak keamanan Arab Saudi. Sebab, dikira telah mencuri barang milik orang lain,” terang Abdillah, dikutip dari keterangan resmi Kementerian Agama, Selasa (14/6/2022). 

Namun, saat ini baru ada petugas khusus perempuan yang bertanggung jawab mengamankan barang-barang tertinggal milik jemaah haji perempuan. 

"Untuk petugas laki-laki saat ini belum ada penunjukan khusus untuk itu," imbuh Abdillah.

Baca juga: Ditjen Imigrasi Ajak Jemaah Haji dan Umrah Buat Paspor Lewat Eazy Passport

Baca juga: 746 Jemaah Haji dari Solo dan Jakarta Mulai Diberangkatkan ke Mekkah

Cara lapor jika barang tertinggal di Masjid Nabawi  

Berikut cara lapor jika barang tertinggal di Masjid Nabawi. Abdullah mengimbau, jemaah haji Indonesia yang barangnya tertinggal di Nabawi, untuk langsung melapor ke petugas terdekat.

Nantinya, laporan tersebut akan diteruskan ke petugas di sektor khusus Nabawi yakni di pintu pagar 333. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.