Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kulon Progo Siap Berkembang Jadi Panggung Geowisata Purba Dunia

Kompas.com - 15/06/2022, 07:04 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KULON PROGO, KOMPAS.com - Kabupaten Kulon Progo di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tengah mengembangkan branding sebagai panggung geowisata purba dunia.

Artinya, menurut Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, daerah tersebut tengah mendorong kekayaan dan potensi geowisata purba yang ada sebagai kekuatan utama pariwisata Kulon Progo di masa yang akan datang.

Baca juga: Ketika Dua Bule Belanda Ngontel di Pedesaan Sentolo, Kulon Progo...

“Tahun 2021, kami menerima SK Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menyatakan bahwa Kulon Progo ini ada tiga gunung api purba, dan peninggalan-peninggalan batu purba,” ujar Joko saat ditemui di Kulon Progo, Selasa (14/06/2022).

Oleh karena itu, pihaknya langsung bergerak cepat memanfaatkan potensi alam yang telah didukung regulasi tersebut.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Salah satu caranya melalui kajian-kajian para ahli geologi, pegiat sejarah, serta arkeolog, untuk melakukan kolaborasi.

“Maka kami kemudian bermimpi, suatu saat nanti kami akan mengubah mindset pariwisata Kulon Progo ini dengan Kulon Progo panggung geowisata purba dunia,” papar dia.

Baca juga: Hati-hati, Ini Titik Rawan Kecelakaan Saat Wisata di Kulon Progo

Adapun destinasi wisata yang masuk ke dalam panggung geowisata purba di antaranya adalah Gunung Gajah, Gunung Ijo, dan Gunung Kendil.

Ketiganya termasuk gunung api purba tertua di Pulau Jawa, dikutip dari Tribun Travel (08/03/2021).

Menurut Joko, potensi geowisata di Kulon Progo sudah banyak tersedia. Hanya saja masih dibutuhkan dorongan dari sinergitas, dukungan berbagai pihak, dan tentunya kolaborasi.

Destinasi unggulan Kulon Progo saat ini

Untuk saat ini, Joko menyampaikan bahwa pihaknya telah menerapkan sejumlah destinasi unggulan di Kulon Progo.

Goa Kiskendo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.SHUTTERSTOCK/Harinnita Detta Goa Kiskendo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terdapat tiga destinasi yang disarankan kepada wisatawan untuk dikunjungi, yakni Goa Kiskendo, Kebun Teh Nglinggo, dan Laguna Pantai.

“Goa Kiskendo, ini sebagai wisata budaya dan geowisata. Kemudian ada Kebun Teh Nglinggo itu juga potensinya luar biasa. Kami juga punya Laguna Pantai yang itu juga indah luar biasa. Tiga inilah yang jadi unggulan kami saat ini,” terangnya.

Baca juga: Sawah Tadah Hujan Instagramable di Kulon Progo Berlatar Perbukitan Menoreh

Ia sendiri mengakui, Kulon Progo merupakan suatu tempat dengan budaya yang sangat kuat dan alamnya juga sangat mendukung.

“Itulah modal kami untuk kemudian kami kembangkan. Maka tadi kami sampaikan, kami ingin seperti gudeg yang dikemas dengan kaleng, atau spageti yang dikemas dengan daun pisang."

“Maknanya adalah kami ingin kearifan lokal itu diangkat betul-betul dengan kemasan internasional, atau isinya internasional tapi kemasannya tradisional. Ini analogi agar memudahkan kami dan teman-teman yang bergerak di bidang pariwisata,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com