Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Main ke Monas Saat Uji Coba, Jangan Bawa Tikar

Kompas.com - 18/06/2022, 10:11 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

Namun saat Kompas.com berkunjung, Jumat (17/6/2022), kereta wisata ini tidak terlihat keberadaannya.

Baca juga:

Maka, untuk menuju satu lokasi ke lokasi lain, kamu harus dilakukan dengan berjalan kaki. Itulah mengapa baiknya kamu mengenakan alas kaki yang nyaman dan tertutup, guna menghalau panasnya sinar matahari dari kulit kaki.

4. Jangan bawa tikar dan perlengkapan piknik

Wisatawan ternyata masih tidak diperbolehkan menggelar tikar dan piknik di seluruh area Monas.

"Enggak boleh dululah piknik. Hanya sekadar lihat-lihat. (Tikar) ga boleh dibawa. Nanti ditahan dulu, kita edukasi. Tidak boleh masuk (perlengkapan piknik)nya," jelasnya.

Nur menambahkan, aturan ini terkait dengan larangan untuk melakukan sesuatu yang mengundang kerumunan.

5. Sedia uang tunai yang cukup

Saat Kompas.com ingin membeli semangkuk soto betawi di area kantin parkir IRTI Monas, pedagang tidak menyediakan fasilitas untuk pembayaran secara elektronik.

Ilustrasi uang tunai di dompet. Cek lagi besaran upah minimum 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.Dok. Pexels/Ahsanjaya Ilustrasi uang tunai di dompet. Cek lagi besaran upah minimum 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022.

Begitu pula dengan tempat oleh-oleh yang mengharuskan pengunjung membayar tunai belanjaannya.

Jadi, bila ingin makan dan membeli kenang-kenangan, bawalah uang tunai sesuai perkiraan belanja.

6. Bawa botol minum sendiri

Cuaca yang panas dan area Monas yang luas, tentu akan bikin haus. Nah, baiknya bawalah botol dan air minum sendiri.

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

Sebab biasanya di tempat wisata, harga sebotol air mineral pun dibanderol cukup mahal. Selain hemat dan praktis, kamu juga bisa menyelamatkan lingkungan dengan tidak menyumbang sampah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Travel Update
Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com