Kompas.com - 19/06/2022, 21:47 WIB

BENER MERIAH, KOMPAS.COM - Ikan jurung atau Neolissochilus sumatranus (Cyprinidae), merupakan salah satu ikan yang menjadi khas di kawasan Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Ikan ini banyak ditemukan di sekitar Sungai Samar Kilang, di aliran Sungai Jambo Aye.

Masyarakat setempat menyebut ikan ini dengan sebutan ikan gegaring.

Baca juga: 20 Tempat Wisata Alam di Aceh, dari Pantai hingga Air Terjun

Ikan gegaring juga menjadi salah satu penopang hidup sebagian masyarakat di Samar Kilang. Ditangkap secara tradisional membuat harga ikan ini masih cukup tinggi.

Menurut Ketua Karang Taruna Kecamatan Syiah Utama, Muhammad Yakub, terdapat 24 desa di kawasan Samar Kilang, yang terkait langsung dengan Sungai Jambo Aye.

"Sekitar 30 persen masyarakatnya bergantung hidup sebagai nelayan ikan gegaring. Sebagian besar merupakan petani padi, kemiri, padi dan pinang, serta hasil hutan bukan kayu," ungkap Yakub, saat ditemui Kompas.com di stan pameran MTQ XXXV 2022 Aceh di Lapangan Sengeda, Bener Meriah, Minggu (19/06/2022).

Baca juga: 10 Kafe di Banda Aceh, Ada yang Legendaris dan Instagramable

Namun, menangkap ikan gegaring tidak lah mudah. Menurut pria berusia 30 tahun ini, para nelayan di Samar Kilang menangkap ikan saat cuaca kemarau. Sebab, ketika cuaca kering, ikan akan lebih tampak di Sungai Samar Kilang, sehingga mudah untuk ditangkap.

"Pada musim kemarau, ikan gegaring itu bertelur. Sehingga pada musim bertelur, masyarakat mudah menangkapnya dengan menjala, doran (memasang jaring) dan menembak," tuturnya.

Dua warga Samarkilang, Kecamatan Syiah Utama Aceh sedang memamerkan produk unggulan Samarkilang, Ikan Gegaring disela MTQ XXXV 2022 Aceh, Minggu (19/6/2022) di Lapangan Sengeda, Bener Meriah, Aceh.KOMPAS.Com/ Iwan Bahagia SP Dua warga Samarkilang, Kecamatan Syiah Utama Aceh sedang memamerkan produk unggulan Samarkilang, Ikan Gegaring disela MTQ XXXV 2022 Aceh, Minggu (19/6/2022) di Lapangan Sengeda, Bener Meriah, Aceh.

Yakub menuturkan, harga ikan gegaring per kilogram dihargai sekitar Rp 100.000 hingga Rp 120.000, dalam keadaan mentah. Sementara ikan gegaring yang sudah diasap dibanderol Rp 180.000 per kilogram.

Di stan pameran MTQ ini, Kecamatan Syiah Utama menawarkan ikan gegaring asap dengan sejumlah harga, yakni Rp 50.000 untuk ikan gegaring asap per ekor, sementara ukuran sedang dijual senilai Rp 100.000 per ekor.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Yakub menambahkan, jenis olahan ikan gegaring bervariasi. Masyarakat di Samar Kilang memasaknya dengan khas Gayo, yakni masam jing, asap, ikan santan, dan cecah atau semacam sambal gegaring.

"Alhamdulillah, ikan ini menjadi primadona masyarakat Samar Kilang, dan sering diburu oleh masyarakat di Bener Meriah," ungkap Yakub.

Baca juga: Abraj Rooftop Banda Aceh, Berbuka di Ketinggian yang Instagramable

Samar Kilang sendiri berada di pedalaman Bener Meriah, Aceh. Kawasan ini dapat ditempuh dengan kendaraan selama kurang lebih dua jam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Artotel Sanur-Bali Beri Promo Menginap untuk Nataru Mulai Rp 2,5 Juta

Artotel Sanur-Bali Beri Promo Menginap untuk Nataru Mulai Rp 2,5 Juta

Travel Promo
Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Batik Air dan Thai Lion Air Rute Internasional Akan Pindah ke Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta

Travel Update
Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Isu KA Argo Parahyangan Dihapus Saat Ada Kereta Cepat, KAI Ikut Pemerintah

Travel Update
5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.