Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Benda yang Dilarang untuk Dibawa ke Kabin Pesawat, Ini Daftarnya

Kompas.com - Diperbarui 16/12/2022, 21:58 WIB
Desi Intan Sari,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com  - Peraturan untuk naik transportasi udara memang lebih ketat jika dibandingkan ketentuan naik transportasi darat. 

Misalnya saja soal daftar benda yang tidak diizinkan dibawa ke dalam kabin pesawat oleh penumpang di dalam tas jinjing atau tas bawaan.

Baca juga: Kenapa Suhu Kabin Pesawat Dingin? Ternyata Disengaja

Berikut daftar benda yang dilarang untuk dibawa ke dalam pesawat yang wajib diketahui calon penumpang. 

Benda yang dilarang dibawa ke kabin pesawat

1. Benda tajam (alat dapur)

Sudah menjadi peraturan umum jika benda tajam dilarang untuk dibawa dalam tas jinjing ke kabin saat naik pesawat. 

Benda tajam yang tak diizinkan itu termasuk pemotong kotak, pemecah es, pisau, golok daging, silet, pedang, dan gunting dengan mata pisau lebih panjang dari empat inci atau sekitar 10 sentimeter (cm). 

Ilustrasi benda tajamDOK. Shutterstock Ilustrasi benda tajam

Sementara itu, untuk pisau plastik atau pisau mentega dengan mata pisau yang tak tajam atau bundar masih diperbolehkan untuk dibawa, dikutip dari USA Today, Sabtu (25/6/2022). 

Sebenarnya ada juga benda tajam yang boleh dibawa di dalam tas, tapi saat diperiksa wajib untuk dibungkus lebih dahulu. 

Baca juga: Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Namun, itu semua kembali lagi kepada peraturan maskapai penerbangan yang dipilih oleh penumpang.

2. Senjata api

Selain benda tajam, senjata api juga dilarang untuk dimasukan ke dalam tas jinjing yang akan ikut dibawa masuk ke kabin pesawat. 

Suar maupun bubuk mesiu juga dilarang untuk dibawa, baik itu di dalam bagasi kabin maupun bagasi terdaftar atau bagasi pesawat.

ilustrasi bubuk mesiuAdam88xx ilustrasi bubuk mesiu

Meski dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan terkunci dengan bahan yang keras, pihak bandara tetap akan memeriksa dan membongkarnya.  

Adapun pistol udara terkompresi masih diperbolehkan untuk dibawa dalam bagasi terdaftar dengan silinder udara terkompresi wajib dilepas. 

Baca juga: Cara Pramugari Siapkan Makanan di Pesawat, Ternyata Ada Perbedaan

Kemudian, untuk amunisi mungkin masih diizinkan untuk dibawa. Namun, aturannya akan berbeda-beda tergantung pihak maskapai penerbangan. 

Benda lain yang boleh dibawa di dalam bagasi terdaftar, meliputi pemantik api, bagian dari senjata, senjata pelet (pistol udara), replika senjata yang realistis, senjata BB (ballbearing) dan pistol starter.

3. Alat-alat untuk seni bela diri dan keamanan diri

Benda lain yang dilarang dibawa serta di dalam tas jinjing adalah peralatan bela diri dan peralatan keamanan diri.

KunaiKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Kunai

Namun, masih ada peralatan bela diri dan peralatan keamanan diri yang bisa dibawa dalam bagasi terdaftar, misalnya gada, pepper spray, kunai, night sticks, stun guns, brass knuckles, dan billy clubs.

Baca juga: 4 Tips Agar Harga Tiket Pesawat Murah, Pesan Hari Senin

Khusus untuk gada dan pepper spray wajib dipasangi alat pengaman untuk mencegah pelepasan selama proses pengangkutan.

4. Peralatan Olahraga

Perlu diketahui bahwa sebagian besar peralatan juga olahraga dilarang untuk dibawa ke dalam kabin pesawat. 

Ilustrasi bola dan pemukul bisbol Ilustrasi bola dan pemukul bisbol

Peralatan itu adalah pemukul bisbol, busur dan anak panah, pemukul kriket, tongkat hoki dan lacrosse, tongkat ski, tongkat golf, tongkat biliar, serta senjata tombak.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Pesawat Tidak Boleh Melewati Kabah

Semua benda yang disebutkan itu hanya boleh diangkut ke dalam bagasi terdaftar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

5. Peralatan tukang

Berikutnya, benda yang tidak boleh dibawa ada alat-alat yang biasa dipakai untuk pertukangan, misalnya seperti kapak, palu, bor, mata bor, dan tongkat ternak.

Meskipun tampak sederhana, meja-meja ini relatif mahal. Setiap meja makan dibanderol dengan harga 2.495 dollar AS (Rp 28,1 juta). Meja konsol (meja dengan hanya dua kaki, sementara sisi lainnya menempel dengan dinding) dibanderol dengan harga 895 dollar AS (Rp 10,1 juta)duffy london Meskipun tampak sederhana, meja-meja ini relatif mahal. Setiap meja makan dibanderol dengan harga 2.495 dollar AS (Rp 28,1 juta). Meja konsol (meja dengan hanya dua kaki, sementara sisi lainnya menempel dengan dinding) dibanderol dengan harga 895 dollar AS (Rp 10,1 juta)

Kemudian, gergaji dan alat-alat yang lebih panjang dari tujuh inci atau sekitar 10 cm juga tak boleh dibawa ke kabin. Seluruh peralatan tersebut hanya bisa diangkut ke dalam bagasi terdaftar.

Baca juga: Jangan Pakai 7 Barang Ini Saat Naik Pesawat

Peralatan yang boleh dibawa ke dalam tas jinjing adalah obeng dan kunci pas yang panjangnya sekitar 10 cm atau kurang dari itu. 

6. Bahan peledak dan benda cair mudah terbakar

Seluruh bahan peledak diketahui tak boleh dibawa, termasuk benda cair yang mudah terbakar maupun bahan kimia yang melumpuhkan.

Dinamit.Shutterstock Dinamit.

Benda tersebut tak boleh diangkut, baik di bagasi kabin maupun bagasi terdaftar, demi keselamatan bersama selama penerbangan.

Baca juga: Intip Kamar Rahasia Tempat Pilot Tidur di Pesawat

Contoh benda yang dilarang ada detonator (tutup peledak), dinamit, suar, granat, kembang api, replika bahan peledak, aerosol, bahan bakar apa pun, bensin, obor gas, korek api, pengencer cat, pemutih, klorin, dan cat semprot. 

Intinya, benda apa pun yang mudah terbakar dilarang untuk dibawa saat penerbangan. Jika masih ragu bisa langsung menghubungi maskapai yang bersangkutan. 

7. Aturan terkait cairan yang boleh dibawa

Selama melakukan penerbangan, penumpang boleh membawa cairan. Namun, hanya dalam jumlah yang terbatas.

Ilustrasi botol susu bayiFREEPIK.COM/ATLASCOMPANY Ilustrasi botol susu bayi

Berdasarkan aturan yang ada, cairan yang boleh dibawa di dalam botol maksimal adalah 3,4 ons atau sekitar 100 mililiter (ml).

Harap seluruh botol dimasukan ke dalam kantong plastik zip lock dan untuk satu orang hanya diperbolehkan membawa satu kantung. 

Baca juga: Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Bagi penumpang yang membawa ASI, susu formula dan obat-obatan cair, mereka diizinkan untuk tetap membawanya, asal melaporkan bawaan tersebut di pos pemeriksaan keamanan.

8. Lilin berjenis gel 

Lebih lanjut, masih ada lagi benda lainnya yang tidak boleh dibawa ke dalam kabin atau tas jinjing, yakni lilin dengan jenis gel.

Lilin aroma kayu manis bisa efektif digunakan mengusir laba-laba.Unsplash/Jessica Delp Lilin aroma kayu manis bisa efektif digunakan mengusir laba-laba.

Lilin tersebut hanya bisa diangkut lewat bagasi terdaftar, dilansir dari Real Simple.

Sementara itu, jika membawa lilin padat penumpang masih bisa memasukkannya ke dalam tas jinjing. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com