Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Tempat Wisata Dekat Gunung Tangkuban Parahu

Kompas.com - 27/06/2022, 18:32 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Gunung Tangkuban Parahu adalah salah satu destinasi populer di kalangan wisatawan. 

Lokasinya yang berada di ketinggian 2.084 meter di atas permukaan laut (mdpl) menghadirkan udara sejuk dan segar, serta panorama mengagumkan bagi para pengunjungnya.

Baca juga: Gunung Tangkuban Parahu: Harga Tiket, Jam Buka, dan Aktivitas Seru

Selain ke Gunung Tangkuban Parahu, kamu juga bisa berkunjung ke beberapa destinasi wisata yang ada di sekitarnya.

Berikut ini sejumlah tempat wisata dekat Tangkuban Parahu, mulai dari kebun teh yang menyegarkan mata hingga destinasi wisata buatan yang menjadi "surga" bermain anak:

1. Orchid Forest Cikole

Orchid Forest Cikole, Bandung.SHUTTERSTOCK/ANTONIUS SULISTYO Orchid Forest Cikole, Bandung.

Penyuka flora, khususnya bunga anggrek, wajib mampir ke tempat ini ketika sedang berada di kawasan Lembang, Bandung Barat.

Di Orchid Forest Cikole, pengunjung bisa menemukan berbagai varian anggrek sekaligus menikmati asrinya pemandangan di taman wisata seluas 12 hektar itu.

Jika datang secara rombongan, kamu juga bisa menjajal sejumlah aktivitas, seperti menaiki jembatan gantung kayu, berfoto dengan latar pohon pinus, mencoba aktivitas outbound, dan lainnya.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Orchid Forest Cikole Lembang dan Jam Buka

Orchid Forest Cikole berjarak sekitar 5,8 Kilometer (Km) dari Gunung Tangkuban Parahu atau bisa dicapai dengan berkendara sekitar 30 menit.

Menurut Instagram resminya, harga tiket masuk Orchid Forest Cikole adalah Rp 40.000 untuk wisatawan domestik, sementara untuk wisatawan mancanegara dibanderol Rp 100.000

Tiket masuk berlaku bagi pengunjung usia 3 tahun ke atas.

2. Kebun Teh Ciater, Subang

Kebun teh Ciater, Subang.SHUTTERSTOCK/Abdul Razak Latif Kebun teh Ciater, Subang.

Gunung Tangkuban Parahu berada di dua wilayah kabupaten, yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang.

Maka, jika kamu mencari tempat wisata dekat Tangkuban Parahu, mampir menyaksikan panorama kebun teh Ciater, Subang bisa menjadi pilihan.

Baca juga: 5 Hotel Unik di Subang Jawa Barat, Cocok untuk Melepas Penat

Jaraknya hanya sekitar 5,1 Km atau bisa ditempuh menggunakan kendaraan selama sekitar 20 menit.

Selain menikmati udaranya yang masih segar dan asri, serta pemandangan hijau dari hamparan kebun teh, kamu juga bisa memanfaatkan beberapa spot di sana untuk berfoto.

3. Jungle Milk Lembang

Jungle Milk Lembang Instagram @ junglemilklembang Jungle Milk Lembang

Jungle Milk juga bisa menjadi alternatif tempat wisata dekat Tangkuban Perahu yang dapat kamu kunjungi.

Jaraknya hanya sekitar 3,8 Km dari Gunung Tangkuban Parahu. Kamu bisa mencapai lokasi ini dengan berkendara sekitar 20 menit.

Dikutip dari Kompas.com, (13/01/2022), Jungle Milk merupakan wisata alam dengan area berkemah yang cukup luas. Pengunjung juga bisa piknik di tengah hutan pinus dan berinteraksi dengan hewan-hewan yang ada di sana.

Selain berkemah, pengunjung juga bisa melakukan aktivitas lainnya, seperti trekking, menunggang kuda, dan mengendarai ATV.

Baca juga: 11 Tips Wisata ke Jungle Milk agar Nyaman dan Menyenangkan

Harga dari fasilitas Jungle Milk bervariasi. Tersedia paket berbeda, seperti untuk berkemah, menjajal campervan, dan piknik.

Untuk berkemah dengan perlengkapan sendiri, misalnya, kamu hanya perlu membayar mulai dari Rp 125.000 per orang.

4. Pal 16 Cikole Lembang

Pal 16 Cikole hanya berjarak sekitar 6 Km dari Gunung Tangkuban Parahu atau bisa ditempuh dengan berkendara sekitar 21 menit.

Di sana, kamu bisa melakukan sejumlah aktivitas, seperti menjajal flying fox atau permainan anak seperti ayunan dan trampolin.

Pengunjung juga bisa mengabadikan gambar di sejumlah spot foto Instagramable dan latar pohon pinus yang estetik, atau sekadar bersantai di sepasang meja dan kursi kayu.

Harga tiket masuknya Rp 10.000 per orang. Harga ini bisa berubah sewaktu-waktu, sehingga penting untuk kamu mencari tahu terlebih dahulu sebelum berkunjung.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

5. The Ranch Ciater

The Ranch Ciater, Subang.SHUTTERSTOCK/CAMELIA ARIES The Ranch Ciater, Subang.

Destinasi ini begitu populer dengan aktivitas menunggang kuda. Namun, pengunjung yang datang juga bisa melakukan sejumlah aktivitas lain, seperti berfoto di taman yang estetik, bermain dengan hewan, ngopi santai, atau membeli oleh-oleh.

Pemandangannya yang masih asri dan tempat yang luas menjadikan The Ranch dapat dijadikan pilihan tempat wisata bersama keluarga, termasuk jika mengajak anak-anak.

Lokasinya tak begitu jauh dari Gunung Tangkuban Parahu, yakni sekitar 7,4 Km. Kamu bisa mencapai tempat ini dengan berkendara sekitar 25 menit dari Tangkuban Parahu.

Baca juga: Wisata Balon Udara di Subang, Sandiaga Sebut Mirip Cappadocia

The Ranch Ciater buka pukul 09.00-20.00 WIB untuk hari biasa dan 08.00-20.00 WIB untuk akhir pekan.

Sementara wahana yang tersedia buka mulai pukul 10.00-17.00 WIB untuk hari biasa dan 09.00-18.00 WIB untuk akhir pekan.

6. Curug Tilu Leuwi Opat

Penyuka wisata air dapat mencoba datang ke Curug Tilu Leuwi Opat yang berlokasi di kawasan Ciwangun, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Jaraknya sekitar 8,5 Km dari Gunung Tangkuban Perahu atau sekitar 45 menit jika ditempuh menggunakan kendaraan.

Dikutip dari situs resminya, di kawasan seluas 5 hektar itu, pengunjung bisa bebas bermain air dan menikmati area hijau yang menyegarkan mata.

Selain menikmati panorama curug, pengunjung juga bisa menjajal aktivitas seperti berkemah, outbound, arung jeram, dan lainnya.

Baca juga: Ketenangan Curug Mandala Subang, Wisata Alam Dekat Bandung

Harga tiket masuknya Rp 15.000. Namun, pastikan kamu mencari tahu lebih banyak informasi sebelum datang, sebab harga tiket bisa berubah sewaktu-waktu.

7. Terminal Wisata Grafika Cikole

Grafika Cikole LembangSHUTTERSTOCK/Casa nayafana Grafika Cikole Lembang

Jarak Grafika Cikole dan Gunung Tangkuban Perahu adalah sekitar 6,9 Km atau bisa ditempuh menggunakan kendaraan sekitar 23 menit.

Di tempat ini, pengunjung bisa bermain bersama hewan, seperti domba, kelinci, dan burung, atau menjajal aktivitas menantang seperti flying fox dan paintball.

Jika doyan kulineran, kamu juga bisa mencoba makan ramyeon dan cuanki sambil berkemah.

Baca juga: 20 Wisata Lembang untuk Libur Panjang, Bisa Ajak Anak-anak

Bagi kamu yang tak terlalu suka berkemah di alam terbuka bisa menginap di pondokan yang tersedia di sana.

8. Sindang Reret Hotel & Restaurant

Sindang Reret Hotel & Restaurant bisa menjadi pilihan lainnya jika mencari tempat wisata dekat Tangkuban Parahu. Jaraknya sekitar 8,1 Km dan bisa ditempuh menggunakan kendaraan sekitar 30 menit.

Meski Sindang Reret populer dengan tempat makan khas Sundanya, namun di sini kamu juga bisa menjajal sejumlah aktivitas seru.

Beberapa di antaranya seperti flying fox, mengendarai ATV, atau main paintball jika datang dengan rombongan.

Baca juga: Taman Lembah Dewata Lembang, Berkuda Sambil Menikmati Keindahan Alam

Jika sekadar ingin bersantai sambil menyantap menu pilihan, kamu bisa menikmati menu makanan tradisional Sunda sambil merasakan sensasi makan di atas perahu

Harga makanannya bervariasi sesuai paket yang kamu pilih. Seperti Paket Makanan Tradisional untuk berempat yang dibanderol hanya Rp 200.000 atau Paket Makan Ikan Gurame yang dibanderol dengan harga sama.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Cara Berkunjung ke Koryu Space Japan Foundation, Gratis Masuk

Travel Tips
Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

Traveler Wajib Tahu, Ini Kelebihan E-Paspor ketimbang Paspor Biasa

BrandzView
Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Puas dengan Pelayanan, 98 Persen Jemaah Ingin Umrah Kembali Bersama Jejak Imani

Travel Update
Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Deep and Extreme Indonesia 2024 Digelar mulai Kamis Ini di JCC Senayan

Travel Update
Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com