Kompas.com - 01/07/2022, 15:55 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

KOMPAS.com - Umat Islam di seluruh dunia tengah bersiap untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Ada beragam tradisi Idul Adha di berbagai negara yang menarik untuk diketahui. 

Dalam memperingati Hari Raya Idul Adha, muslim dari berbagai daerah di Indonesia juga mempunyai sejumlah tradisi. Sebut saja, apitan di Semarang, grebeg gunungan di Yogyakarta, meugang di Aceh, dan sebagainya.

Baca juga: 20 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2022, Singkat dan Penuh Makna

Seperti diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada Minggu (10/7/2022). Penetapan tersebut berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar pada Rabu (29/6/2022) lalu. 

Berikut sembilan tradisi Idul Adha di berbagai negara yang dihimpun Kompas.com. 

1. Menyembelih unta di Arab Saudi 

Hari Raya Idul Adha merupakan satu dari tiga hari libur yang diisi dengan acara perayaan oleh penduduk Arab Saudi. Mengutip situs Visit Saudi, dua hari libur lainnya yang diisi dengan perayaan adalah Hari Nasional (National Day) dan Hari Raya Idul Fitri

Tradisi unik di Arab Saudi untuk merayakan Idul Adha adalah menyembelih unta. Namun, sebagian umat Islam Arab Saudi juga berkurban domba atau kambing. 

Baca juga: Kapan Hari Raya Idul Adha 2022 di Indonesia? Simak Penjelasannya

Ilustrasi unta. Hewan penghuni gurun pasir ini memiliki ciri unik pada punggungnya. Punuk unta berfungsi untuk menyimpan lemak sebagai cadangan makanan mereka.PIXABAY/ALBERT SUPARGO Ilustrasi unta. Hewan penghuni gurun pasir ini memiliki ciri unik pada punggungnya. Punuk unta berfungsi untuk menyimpan lemak sebagai cadangan makanan mereka.

Saat perayaan Idul Adha, sebagian besar kegiatan bisnis di Arab Saudi tutup selama tiga hari. Jika berkunjung ke Arab Saudi saat Idul Adha, jangan lewatkan kesempatan menarik untuk pergi ke desa-desa guna perayaan tradisi Idul Adha. 

Menariknya, daging kurban di Arab Saudi didistribusikan sampai ke negara tetangga yang membutuhkan, berdasarkn informasi dari Kompas.com (11/8/2019). 

2. Jalanan berlumur darah hewan kurban di Mesir

Saat Hari Raya Idul Adha, jalanan di Kairo, Mesir dipenuhi dengan darah dari hewan kurban, seperti dikutip dari Daily News Egypt. Sudah menjadi tradisi masyarakat setempat, bahwa proses penyembelihan hewan kurban dilakukan di pinggir jalan. 

Menghindari melihat darah di jalanan Kairo, Mesir pada Hari Raya Idul Adha adalah hal yang mustahil. 

Baca juga: 9 Tradisi Idul Adha di Indonesia, Ada Hewan Kurban yang Dirias

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Hewan kurban di Mesir pada umumnya berapa domba, kambing, sapi,  atau unta. Proses penyembelihan hewan kurban tersebut dapat dilakukan kapan saja mulai dari setelah shalat Id, yaitu 10 Dzulhijjah hingga matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah yang bertepatan dengan akhir hari tasyrik. 

Mengutip dari laman Have Halal with Travel, tradisi unik di Kairo, Mesir adalah melepas balon berwarna-warna sebagai ungkapan kegembiraan di hari raya. Perayaan tersebut dilakukan di Masjid Al-Seddik, Kairo.

Umat Islam menggelar ibadah shalat Id di bawah kantong besar yang berisi balon. Usai shalat, balon-balon tersebut akan dilepas yang disambut dengan sukacita umat Islam. 

Baca juga: 6 Tradisi Unik Perayaan Idul Adha di Indonesia

Masjid As-ShahabahShutterstock Masjid As-Shahabah

3. Pulang kampung di China 

Sebagian umat Islam China mempersiapkan perayaan Hari Raya Idul Adha  beberapa pekan sebelum hari H, berdasarkan informasi dari laman Have Halal with Travel. 

Pada umumnya, muslim China memasak kue dan makanan ringan untuk menyambut Lebaran Haji. Selain itu, mereka memiliki tradisi pulang kampung untuk merayakan Hari Raya Idul Adha bersama keluarga. 

Baca juga: Aneka Tradisi Idul Adha di Luar Negeri, dari Pakistan sampai Rusia

4. Memandikan dan merias hewan kurban di Pakistan

Umat Islam Pakistan memiliki tradisi unik yakni memandikan dan merias hewan kurban, seperti dikutip dari Kompas.com (11/8/2019). Selain menjaga kesehatan dan kebersihan hewan kurban, tradisi ini bertujuan untuk menghormati Nabi Ibrahim As. 

Baca juga: Usai Idul Adha, Yuk Lihat Gunungan dan Kirab Prajurit Keraton Yogyakarta

Ilustrasi sapiShutterstock Ilustrasi sapi

Menambahkan dari laman Have Halal with Travel, para wanita muslim menghiasi tangan mereka dengan henna organik dan mengenakan jilbab warna-warni sebelum shalat Id. Sementara para pria mengenakan pakaian tradisional Pakistan, salwar kameez serta parfum alami. 

Sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Pakistan menetapkan libur Hari Raya Idul Adha selama empat hari. Tepatnya, mulai dari 10 Dzulhijjah hingga 13 Dzulhijjah, atau bertepatan dengan akhir hari tasyrik. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.