Kompas.com - 03/07/2022, 22:45 WIB
Penulis Ulfa Arieza
|

4. Riset akomodasi dan transportasi 

Bagi orang tua, riset mengenai akomodasi dan transportasi sebelum traveling merupakan hal yang penting. Khususnya, bagi orang tua yang mengalami kesulitan berjalan atau memiliki masalah kesehatan tertentu. 

Sebaiknya, para orang tua meneliti lebih dulu fasilitas bagi lanjut usia (lansia) di hotel maupun restoran tujuan. Selain itu, pastikan orang tua memilih transportasi yang mudah diakses serta ramah lansia. 

Baca juga: 10 Tips Hemat Saat Traveling Bareng Grup, Anti-boros

5. Atur jadwal perjalanan

Jadwal traveling bagi orang tua dengan anak muda tentunya berbeda. Anak muda biasanya menjelajahi banyak tempat saat melakukan traveling. 

Sebaliknya, orang tua perlu mengatur jadwal perjalanan yang lebih longgar, sehingga dapat berdiam di satu tempat lebih lama. Sebab, pelancong orang tua memiliki keterbatasan mobilitas. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Jika Anda bepergian dengan grup, maka pilih jadwal perjalanan yang memungkinkan Anda tinggal di satu tempat lebih lama. Dengan demikian, Anda mempunyai banyak waktu untuk menikmati keindahan satu destinasi wisata dan istirahat. 

6. Bagikan dokumen perjalanan 

Pastikan Anda memiliki semua dokumen perjalanan jauh-jauh hari sebelum memulai traveling. Mulai dari paspor, tiket, asuransi perjalanan, asuransi kesehatan, nomor telepon, dan lainnya. 

Bagi orang tua disarankan untuk membagikan surat-surat penting kepada orang terdekat. Hal ini untuk berjaga-jaga jika Anda lupa atau kehilangan dokumen penting tersebut dalam perjalanan. 

Baca juga: 8 Cara Membuat Itinerary, Bisa buat Kamu yang Solo Traveling

Cara buat paspor untuk syarat perjalanan dinas ke luar negeri.Pixabay/JoshuaWoroniecki Cara buat paspor untuk syarat perjalanan dinas ke luar negeri.

Jika perlu, Anda dapat memberitahu teman perjalanan mengenai lokasi menyimpan dokumen penting seperti paspor. Hal ini untuk mengantisipasi jika orang tua lupa menaruh paspor saat traveling. 

7. Bersabar  

Selalu ada tantangan pada setiap perjalanan yang kerap kali tidak sesuai dengan ekspektasi. Oleh sebab itu, pelancong dituntut untuk bersabar dalam menghadapi tantangan tersebut. 

Baca juga: 6 Masalah Saat Traveling dan Cara Mengatasinya

Misalnya, kereta terlambat beberapa jam dari jadwal semula. Menyikapi kondisi itu, Anda dapat memilih untuk menanggapinya dengan menyenangkan, seperti berjalan-jalan di stasiun atau menunggu di kedai kopi. 

Sebaliknya, Anda bisa marah lantaran keterlambatan kereta itu menganggung rencana traveling yang sudah dipersiapkan sebelumnya dengan matang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

Jalan Jalan
Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Travel Update
Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.