Kompas.com - 04/07/2022, 20:39 WIB

Di antara sejumlah artefak, sebanyak 166 di antaranya dianggap sebagai "harta karun kelas satu", yang ditampilkan lewat pertunjukan-pertunjukan tematik.

Salah satunya mengeksplorasi aspek kehidupan kekaisaran di Kota Terlarang.

Baca juga: 5 Kegiatan Wisata di West Kowloon Hong Kong, Beli Oleh-oleh Mahyong

Beberapa koleksi yang dipamerkan adalah benda yang baru dihadirkan untuk kali pertama. Termasuk dua sketsa permaisuri yang baru saja dipugar.

Sempat picu kontroversi

Dikutip dari CNN, pembukaan museum bertepatan dengan 25 tahun penyerahan Hong Kong dari Inggris ke China.

Meski tak ada koleksi yang bernuansa politis, namun ketika pembukaannya diumumkan, museum ini sempat memicu kontroversi.

Pengunjung Museum Istana Hong Kong di Distrik Budaya Kowloon Barat, Hong Kong, Minggu (03/07/2022),XINHUA/WANG SHEN Pengunjung Museum Istana Hong Kong di Distrik Budaya Kowloon Barat, Hong Kong, Minggu (03/07/2022),

Kontroversi dimulai sejak 2016, ketika Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam menandatangani perjanjian kerja sama dengan museum di Beijing. Saat itu ia menjabat kepala sekretaris kota, seperti dikutip Hong Kong Free Press.

Lam, yang saat itu juga merupakan ketua dewan Otoritas Distrik Kebudayaan Kowloon Barat menyampaikan bahwa ide membuka museum di Hong Kong muncul ketika dia menghadiri sebuah acara di Beijing.

Baca juga: Wisata Ke Hong Kong, Perhatikan Dulu 5 Hal ini

Saat itu, kata Lam, ia ditanya apakah ada lahan di Kowloon Barat yang bisa digunakan untuk membangun sebuah museum yang berkaitan dengan bekas istana kekaisaran.

Sebagian besar alasan dari protes yang diajukan beberapa pihak adalah karena Museum Istana Hong Kong ini dianggap kurang melakukan konsultasi dengan kelompok masyarakat sebelum proyek dimulai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Xinhua,CNN,HKFP


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.