Gembira Loka Zoo Batasi Wahana Interaksi dengan Satwa, Cegah Wabah PMK

Kompas.com - 05/07/2022, 20:17 WIB

KOMPAS.com - Gembira Loka Zoo di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), telah membatasi wahana yang memerlukan interaksi antara pengunjung dengan satwa (petting zoo), guna mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Interaksi ada pembatasan dengan kuota. Misalnya memberi pakan satwa, termasuk berfoto lebih dekat dengan satwa, dibatasi kuota," kata Kepala Bagian Humas dan Promosi Gembira Loka Zoo, Fahmi Ramadhan, dikutip dari Antara, Selasa (5/7/2022).

Ia menambahkan bahwa ketentuan tersebut telah diterapkan sejak bulan Juni 2022, mengikuti rekomendasi tim kesehatan satwa di kebun binatang tersebut.

Baca juga:

Adapun pembatasan ini dilakukan dari sisi kuota pakan yang diberikan oleh pengunjung di wahana itu. 

"Hanya 100 pakan per hari, sementara jumlah pengunjung di Gembira Loka Zoo mencapai 3.000 orang per hari. Dengan cara itu sudah terbatasi sendiri," tuturnya.

Fahmi melanjutkan bahwa sejumlah satwa yang ada di kebun binatang tersebut berisiko terjangkit PMK, di antaranya kambing etawa, keledai, domba batur, kuda poni, kura-kura sulcata, kura-kura emys, kelinci jawa, kelinci german giant, marmut, dan ayam brahma.

Untuk diketahui, PMK disebabkan oleh virus yang tidak bisa menulari manusia, namun bisa dibawa oleh manusia. Misalnya dari alas kaki yang digunakan. 

Oleh sebab itu, pembatasan di wahana petting zoo juga bertujuan melindungi satwa.

"PMK sendiri tidak menular ke manusia, tapi mungkin bisa dibawa manusia. Misal ada pengunjung yang sepatunya ada (virus) PMK-nya itu salah satu faktor, meskipun sangat jarang," jelasnya.

Baca juga: 8 Tempat Camping di Yogyakarta, Ada Lokasi Pinggir Waduk dan Sungai 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Satwa di Gembira Loka Zoo dalam keadaan sehat

Fahmi menjelaskan bahwa seluruh satwa di Gembira Loka Zoo dalam keadaan sehat dan bebas PMK.

Kendati demikian, tim kesehatan satwa di kebun binatang tersebut secara teratur mendisinfeksi dan memberikan vitamin.

Jika nantinya terdapat satwa yang tertular PMK, lanjutnya, maka satwa tersebut akan dipisahkan agar tidak menjangkiti satwa lain.

Baca juga:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Tambah 2 Bus Malang City Tour, Pemkot Malang Anggarkan Rp 2,4 Miliar

Travel Update
Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Harga Tiket Pesawat Melonjak, Jumlah Penumpang Kapal Pelni Naik

Travel Update
Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Rute Menuju Scientia Square Park di Tangerang dan Transportasi Umumnya

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.