Kompas.com - 07/07/2022, 12:33 WIB

BORONG, KOMPAS.com - Paroki ST Hubertus Sok, Kevikepan Borong, Keuskupan Ruteng menggelar festival budaya dan pameran ekonomi kreatif yang dipadukan dengan prosesi Arca Bunda Maria, bertempat di Pantai Ligota, 5 sampai 6 Juli 2022.

Festival menampilkan atraksi khas adat Manggarai Timur seperti Sanda, Mbata, Main Mangka, musik tradisional seperti Tinding, Gambus, juga beberapa tarian kreasi dari umat setempat.

Pelaksanaan festival budaya ini merupakan penerapan dari ditetapkannya tahun 2022 sebagai Pastoral Pariwisata Holistis oleh Keuskupan Ruteng dengan mengusung tema Berpartisipasi, Berbudaya, Berkelanjutan.

Baca juga: 400 Orang Ikuti Festival Budaya Parade Songke di Manggarai Timur, NTT

Panitia festival Pantai Ligota, Desa Compang Ndejing, Agustinus Harum dalam laporannya mengatakan, pariwisata holistis mencakupi berbagai aspek kesejahteraan masyarakat dan terintegrasi dengan kebutuhan ciptaan Tuhan.

Konsep ini kemudian oleh Paroki Sok diwujudkan dalam sebuah aksi nyata dengan melibatkan partisipasi umat atau warga, berkolaborasi dengan aksi dengan pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat dengan mengedepankan pariwisata budaya dan religi

"Bangun pariwisata tidak cukup hanya destinasinya saja tepat juga manusi serta budayanya" kata Harum

Festival dibuka oleh Sekretaris Daerah Manggarai Timur Bonifasius Hasudungan. Ia menjelaskan, tempat ini ke depannya akan menjadi lokasi yang banyak dikunjungi wisatawan.

Baca juga: Berburu Matahari Terbit di Pesisir Selatan Manggarai Timur NTT

Maka dari itu, peluang ini mesti ditangkap warga dengan memaksimalkan potensi yang ada, sehingga memberikan dampak bagi peningkatan ekonominya.

Festival Budaya diawali dengan perayaan ekaristi kudus berupa misa Inkulturasi dalam bahasa Manggarai.

Festival Pantai Ligota, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Ranamese, Kab. Manggarai Timur, NTT, 5-6 Juli 2022. (DOK/SEKSI PUBLIKASI PANTAI LIGOTA MATIM-HENDRIK GOSTAL FANDI)DOK/SEKSI PUBLIKASI FESTIVAL LIGOTA BEACH MATIM-HENDRIK GOSTAL FANDI Festival Pantai Ligota, Desa Compang Ndejing, Kecamatan Ranamese, Kab. Manggarai Timur, NTT, 5-6 Juli 2022. (DOK/SEKSI PUBLIKASI PANTAI LIGOTA MATIM-HENDRIK GOSTAL FANDI)

Selain atraksi budaya, para penjual dari warga setempat dengan menu pangan lokal yaitu pisang, sorghum, jagung, umbi-umbian, jantung pisang yang dikelola menjadi kerupuk dan makanan ringan.

Baca juga: Bukit Tuwit Manggarai Timur, NTT, Mistisnya Kampung Adat Masa Lalu

Seluruh rangkaian Festival Budaya dan Pameran Ekraf ditutup dengan Misa Inkulturasi yang dipimpin oleh Vikaris Keuskupan Borong, Romo Simon Nama, Selasa (6/7/2022) pukul 16.00 Wita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.