Itinerary Seharian di Kotagede Yogyakarta, Banyak Tempat Bersejarah

Kompas.com - 08/07/2022, 09:07 WIB

KOMPAS.com – Yogyakarta tidak pernah kehabisan tempat wisata yang menarik, baik wisata alamnya maupun wisata sejarahnya.

Salah satu kawasan yang wajib dikunjungi adalah Kotagede di Kota Yogyakarta. Jika kamu berminat jalan-jalan di Kotagede, bisa mencoba walking tour atau tur berjalan kaki. 

Berikut ide itinerary (rencana perjalanan) seharian di Kotagede yang Kompas.com rangkum dengan Jogja Good Guide: 

Sarapan Soto Lenthok Lumayan Kang Sarman 

Ilustrasi soto lenthok khas Yogyakarta dengan lauk pendampingnya. KOMPAS.com/ Lea Lyliana Ilustrasi soto lenthok khas Yogyakarta dengan lauk pendampingnya.

Sebelum mulai berwisata, sebaiknya mengisi perut lebih dulu dengan sarapan di Soto Lenthok Lumayan Kang Sarman, yang buka mulai pukul 05.30 hingga 13.30 WIB.

Tempat makannya berlokasi di Jalan Kemasan Nomor 17, Kotagede, Kota Yogyakarta. Jaraknya dari Terminal Giwangan adalah 2 - 3,5 kilometer (km), dengan durasi berkendara hampir 10 menit atau berjalan kaki kira-kira 26 menit.

Sotonya sangat khas karena disajikan dengan lenthok atau perkedel singkong dan kemangi. Bentuk perkedelnya sengaja dibuat bulat mirip bakso goreng, dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/11/2021). 

Sebagai tempat makan yang legendaris di Yogyakarta, setiap harinya Soto Lenthok Lumayan Kang Sarman selalu ramai dikunjungi pembeli. 

Harga satu mangkok sotonya sekitar Rp 12.000. Tersedia juga gorengan dan aneka sate yang bisa dimakan sebagai pelengkap. 

Baca juga: 16 Tempat Wisata di Yogyakarta dengan Pemandangan Alam yang Indah

Pasar Kotagede

Ilustrasi kipo, jajanan tradisional khas Kotagede Yogyakarta. Dok. Kipo Bu Djito Ilustrasi kipo, jajanan tradisional khas Kotagede Yogyakarta.

Rizki Suryananda selaku guide atau pemandu wisata dari Jogja Good Guide menjelaskan, titik kumpul orang-orang yang ingin ikut walking tour biasanya di Pasar Kotagede.

Lokasinya ada di Jalan Mentaok Raya, Purbayan, Kotagede, Kota Yogyakarta. Dari Soto Lenthok Lumayan Kang Sarman, wisatawan bisa jalan kaki sejauh 900 meter sekitar 11 menit, atau berkendara sekitar hampir lima menit.

“Titik kumpulnya itu di Pasar Kotagede karena perjalanan akan dimulai dari sana,” jelas Rizki kepada Kompas.com, Kamis (7/7/2022). 

Baca juga: 4 Rekomendasi Museum di Yogyakarta, Sayang untuk Dilewatkan

Sementara itu, pemandu yang lain bernama Rizky Yuli Agustin atau biasa disapa Age menjelaskan bahwa Pasar Kotagede sudah ada sejak zaman Mataram Islam atau sekitar tahun 1600-an.

“Di dalam pasar kita akan datangi penjual jamu tradisional yang sudah 18 tahun berjualan di sana, namanya Ibu Atun,” jelas Age kepada Kompas.com, Kamis.

Ibu Atun biasanya akan membuat jamu di rumah, tetapi akan meramunya di pasar secara langsung. Jadi, peserta walking tour bisa melihat caranya meramu jamu tersebut. 

Umumnya jamu-jamu akan dicampurkan sesuai permintaan dari pembeli, dari campuran tersebut bisa menghasilkan berbagai macam jenis minuman sehat. 

Selain itu, peserta juga bisa membeli jajanan pasar, antara lain getuk, geplak, jadah, dan jenang sum-sum.

Setelah itu, peserta melanjutkan perjalanan ke pabrik rumahan yang membuat jajanan khas Kotagede, yakni kipo. 

Di Pabrik tersebut perserta akan melihat proses pembuatan kipo, sebuah makanan tradisional yang terbuat dari tepung ketan, santan, gula merah, serta parutan kelapa. 

Baca juga: Harga Tiket dan Jam Buka Suraloka Zoo Wisata Hits di Yogyakarta

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Travel Promo
Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Travel Update
5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Jalan Jalan
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Travel Update
Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Travel Update
Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Travel Update
3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

Travel Update
5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

Travel Tips
Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Travel Update
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Travel Update
Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Jalan Jalan
Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Travel Update
Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.