Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Wisata Sekitar Kota Yogyakarta, Pas Dikunjungi Saat Libur Idul Adha

Kompas.com - 09/07/2022, 14:02 WIB
Desi Intan Sari,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Indonesia menetapkan bahwa Idul Adha 1443 Hijriah akan diperingati pada Minggu (10/7/2022).

Sejalan dengan penetapan perayaan Idul Adha dari pemerintah, Hari Libur Nasional yang tadinya jatuh pada Sabtu (9/7/2022) ikut diubah menjadi Minggu (10/7/2022).  

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (9/7/2022), perubahan itu dibuat berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dirilis pada Kamis (7/7/2022).

Bagi wisatawan yang hendak liburan bersama keluarga seusai melaksanakan shalat Idul Adha berikut Kompas.com telah merangkum sejumlah tempat wisata menarik di Yogyakarta. 

1. Taman Pintar

Taman Pintar merupakan tempat wisata edukasi yang bisa digunakan sebagai tempat belajar sejarah, teknologi, flora, dan fauna. 

Taman Pintar, YogyakartaDok. https://tamanpintar.co.id/ Taman Pintar, Yogyakarta

Fasilitas dan wahana yang bisa dinikmati wisatawan, di antaranya ruang planetarium, wahana bahari, area perpustakaan, gedung kotak, dan gedung oval, dikutip dari situs resminya.

Taman Pintar bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 08.30 WIB sampai 16.00 WIB. Khusus Sabtu (9/7/2022) akan dibuka pada pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. 

Baca juga: Itinerary Seharian di Kotagede Yogyakarta, Banyak Tempat Bersejarah

Lokasinya ada Jalan Panembahan Senopati Nomor 1-3, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Harga tiketnya dipatok mulai dari Rp 12.000 per orangnya. Jadi, setiap area ada biaya masuk masing-masing.

2. Taman Sari

Berikutnya bisa mampir ke tempat wisata bersejarah, yakni Taman Sari yang merupakan reruntuhan taman air dan pemandian yang terletak di sebelah barat daya Keraton Yogyakarta.

Taman Sari, YogyakartaShutterstock/Nuttaphong Kanchanachaya Taman Sari, Yogyakarta

 Pada zaman dahulu Taman Sari dijadikan tempat mandi para putri kerajaan. Arsitekturnya juga unik karena dihiasi ukiran-ukiran khas kerajaan, dikutip dari laman Pariwisata Kota Jogja. 

Alamat Taman Sari ada di daerah Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta. Pada Sabtu (9/7/2022) tempat wisata ini ditutup. 

Kemudian, akan dibuka kembali pada Minggu (10/7/2022) mulai pukul 10.00 sampai dengan 15.00 WIB. 

Baca juga: 5 Wisata di Yogyakarta yang Pas Dikunjungi Saat Musim Hujan

Biaya masuknya untuk wisatawan lokal adalah Rp 5.000, sedangkan wisatawan asing dikenai biaya Rp 15.000 per orangnya.

3. Gembira Loka Zoo

Yogyakarta punya sejumlah kebun binatang dan yang paling populer dikalangan wisatawan dalam kota maupun luar kota adalah Gembira Loka. 

Selain menampilkan beraneka ragam koleksi binatang, Gembira Loka juga menawarkan wahana hiburan yang menarik.

Gembira Loka ZooShutterstock Gembira Loka Zoo

Wahana yang bisa dicoba mulai dari naik unta atau gajah, naik kereta mini, bermain skuter air, hingga melihat atraksi hewan. 

Pada periode Juli 2022 Gembira Loka dibuka mulai pukul 08.30 sampai dengan 16.00 WIB. Sementara harga tiket per orangnya adalah Rp 75.000. 

Baca juga: 16 Tempat Wisata di Yogyakarta dengan Pemandangan Alam yang Indah

Dengan biaya tersebut pengunjung sudah bisa naik kereta keliling dan kapal katamaran secara gratis.  Anak dengan tinggi di bawah 80 centimeter (cm) diketahui tidak dipungut biaya masuk. Gembira Loka berada di Jalan Kebun Raya Nomor 2, Kotagede, Kota Yogyakarta.

4. Jogja National Museum

Jogja National Museum (JNM) biasanya digunakan sebagai tempat pemeran oleh seniman lokal maupun mancanegara.

JNM Bloc merupakan ruang kreatif yang mengusung tema Art, Culture and Entertaiment In a Historical Site.instagram.com/@jnmbloc JNM Bloc merupakan ruang kreatif yang mengusung tema Art, Culture and Entertaiment In a Historical Site.

Dilansir dari situs resminya, luas kompleks JNM sekitar 1,4 hektare dan terus dibenahi agar semakin nyaman digunakan sebagai fasilitas layanan publik.

Fasilitas yang ditawarkan untuk umum ada panggung seni, Kyoot Art Galore, Anjiru Coffee Shop, music and podcast studio, kantin, serta Casa Wirabrajan yang biasa dipakai sebagai akomodasi para seniman. 

Baca juga: 20 Oleh-oleh Khas Yogyakarta, Ada Cokelat Monggo hingga Geplak

Dekat dengan JNM juga ada banyak penjual buku-buku bekas dan baru dengan judul beragam. Alamatnya ada di Jalan Prof Dr Ki Amri Yahya Nomor 1, Wirobrajan, Kota Yogyakarta.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

5. Malioboro

Jika merayakan Idul Adha di Yogyakarta bisa sekalian mampir ke Malioboro yang merupakan ikon dari daerah dengan julukan Kota Pelajar ini. 

Berbagai aktivitas bisa dilakukan di Malioboro, termasuk berwisata kuliner, berbelanja oleh-oleh hingga menonton pertujukan live music.

Jalan Malioboro, Yogyakarta

Shutterstock Jalan Malioboro, Yogyakarta

Saat ini, area pejalan kaki di Malioboro menjadi lebih luas karena para pedagang sudah dipindahkan menjadi satu di kawasan khusus, namanya Teras Malioboro.

Perubahan itu membuat para wisatawan bisa lebih nyaman dan leluasa menikmati area Malioboro.

Baca juga: 10 Kafe Yogyakarta yang Unik dan Instagramable, Ada Tempat ala 80-an

Malioboro bisa dikunjungi dari pagi hingga malam hari. Jadi pengunjung bebas bisa datang kapan saja.

6. Monumen Yogya Kembali Monumen 

Monumen Yogya Kembali (Monjali) merupakan pilihan tempat wisata sejarah yang bisa dikunjungi sebagai tempat belajar sambil liburan, dikutip dari situs resminya.

Tempat wisata bernama Monumen Jogja Kembali atau Monjali di Yogyakarta (http://www.slemankab.go.id/).http://www.slemankab.go.id/ Tempat wisata bernama Monumen Jogja Kembali atau Monjali di Yogyakarta (http://www.slemankab.go.id/).

Ada banyak koleksi di Monjali termasuk patung dada Soekarno, relief proklamasi kemerdekaan Indonesia, dokar Tentara Pelajar, dan diorama Serangan Umum 1 Maret 1949.

Baca juga: JNM Bloc Jogja, Ruang Kreatif dan Tempat Nongkrong Asyik Anak Hit

Jadwal buka dari Selasa hingga Jumat pukul 08.00  sampai 14.00 WIB, sedangkan Sabtu dan Minggu serta tanggal merah buka pukul  08.00  hingga 16.00 WIB. Khusus Senin ditutup. Lokasi ada di Jalan Ring Road Utara, Jongkang, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

7. Masjid Gedhe Mataram Kotagede 

Berikutnya ada Masjid Kotagede atau Masjid Gedhe Mataram Kotagede yang berlokasi di Sayangan, Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. 

Masjid tertua di Yogyakarta ini dibangun pada 1587 Masehi oleh raja pertama Mataram Islam bernama Danang Sutawijaya, atau memiliki nama lain Panembahan Senopati. 

Suasana gerbang utama Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Yogyakarta, Jumat (15/4/2022).Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo Suasana gerbang utama Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Yogyakarta, Jumat (15/4/2022).

Dilansir dari Kompas.com (25/4/2022), konsep masjid ini adalah catur gatra tunggal atau empat kesatuan yang terdiri dari keraton, masjid, alun-alun, dan pasar. 

Baca juga: 8 Tempat Makan di Jogja Ini Punya Pemandangan Indah

Hingga saat ini, Masjid Gedhe Mataram masih kokoh dan tetap dipakai sebagai lokasi beribadah masyarakat.

8. Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg dulunya dinamai Rustenburg. Pembangunan bentengnya dilakukan pada masa pemerintahan VOC selama periode 1765 sampai 1790 masehi.

Benteng Vredeburg.kebudayaan.jogjakota.go.id Benteng Vredeburg.

Pembangunan Benteng Vredeburg oleh VOC ini berfungsi untuk mengawasi aktivitas Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. 

Kini, Benteng Vredeburg sudah menjadi cagar budaya dan beralih fungsi sebagai museum yang bisa dikunjungi oleh masyarakat. Alamatnya ada di Jalan Margo Mulyo Nomor 6, Gondomanan, Kota Yogyakarta. 

9. Candi Sambisari 

Lokasi Candi Sambisari ada di Jalan Candi Sambisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Termasuk ke dalam salah satu candi peninggalan umat Hindu.

Bangunan candi berada 6,5 meter di bawah permukaan tanah jadi dari jarak jauh hanya terlihat bagian atasnya saja. 

Candi Sambisari, YogyakartaKOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Sambisari, Yogyakarta

Candi ini dibangun pada awal abad ke-9 pada masa Rakai Garung, Raja Mataram Hindu dari Wangsa Syailendra. 

Baca juga: 10 Wisata Dekat Tugu Jogja, Ada Tempat Belanja hingga Museum

Pengunjung yang datang ke sini selain bisa melihat keindahan candinya juga bisa berswafoto di area taman yang tampak indah.

10. Situs Warungboto

Situs Warungboto merupakan pesanggrahan atau tempat istirahat dan pemandian sultan dan keluarganya pada zaman dahulu kala, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (3/7/2021). 

Sejumlah wisatawan mengunjungi obyek wisata Situs Pesanggrahan Warungboto di Umbulharjo, YogyakartaANTARA FOTO Sejumlah wisatawan mengunjungi obyek wisata Situs Pesanggrahan Warungboto di Umbulharjo, Yogyakarta

Alamat lengkapnya ada di Jalan Veteran nomor 77, Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta.

Di tempat ini ada berbagai fasilitas seperti taman, segaran, kolam, kebun, dan tempat ibadah yang bisa dimanfaatkan juga untuk para abdi dalem dan masyarakat sekitar. Tempat ini bisa dikunjungi setiap hari mulai pukul 08.00 sampai dengan 17.00 WIB. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Jadwal Kereta Wisata Ambarawa Relasi Ambarawa-Tuntang Juni 2024

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary 2 Hari 1 Malam di Badui Dalam, Bertemu Warga dan ke Mata Air

Itinerary
3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

3 Aktivitas di Taman Sejarah Bandung, Nongkrong Sambil Belajar Sejarah

Jalan Jalan
Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Rute Naik Angkot ke Taman Sejarah Bandung dari Gedung Sate

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com