Kompas.com - 20/07/2022, 20:14 WIB

KOMPAS.com - Pilihan wisata di Australia seolah tak ada habisnya. Negeri Kanguru ini memiliki sejumlah paket wisata dan tur yang bisa dicoba. 

Hanya berjarak tujuh jam dari Jakarta, Australia juga sudah membuka perbatasan, sehingga akan sangat memudahkan bagi wisatawan yang ingin berkunjung. 

Baca juga: Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Tak hanya itu, kekayaan alam Australia, mulai dari perbukitan, kepulauan, hingga lautan, semuanya bisa dinikmati dengan mudah melalui paket wisata tertentu. 

Lantas, apa saja wisata unik yang bisa dilakukan saat berlibur ke negara ini? Berikut beberapa rekomendasi yang Kompas.com rangkum dari Tourism Australia. 

1. Wildlife Stargazing Photography Tour - Coffin Bay, Australia Selatan

Tur wisata ini menawarkan pengalaman unik yaitu mengamati satwa liar, seperti kanguru dan burung emu, menggunakan teropong dan monocular night vision.

Selain itu, wisatawan dapat mengamati panorama bima sakti dan jutaan bintang yang berada di atas Coffin Bay National Park.

Tidak hanya sekadar melihat, wisatawan bisa mempelajari astronomi dan ilmu fotografi bintang dari fotografer sekaligus pemandu profesional Tour South.

Untuk menikmati keindahan tersebut, biaya tur dibanderol mulai 149 dollar Australia (sekitar Rp 2,2 juta) per orang. Angka itu sudah termasuk teh, kopi, camilan, penggunaan teleskop, serta monocular dan binocular night vision.

Satu perjalanan turnya berdurasi empat jam. Untuk pemesanan dapat melalui laman resmi Tour South, dengan minimal dua orang wisatawan dan maksimal lima orang.

Baca juga: Liburan ke Australia, Ini 4 Festival Unik yang Bisa Dikunjungi

2. Taribelang Bunda Cultural Tours - Bundaberg, Queensland

Taribelang Bunda Cultural Tours di Bundaberg, QueenslandDok. Taribelang Bunda Cultural Tours Taribelang Bunda Cultural Tours di Bundaberg, Queensland

Selanjutnya, ada Tur Budaya Taribelang Bunda, yang menawarkan pengalaman mengetahui kehidupan masyarakat di Bundaberg Queensland, kawasan Southern Great Barrier Reef.

Suku taribelang sendiri telah hidup di kawasan itu secara turun-temurun selama lebih dari 60.000 ribu tahun.

Wisatawan yang mengikuti tur ini dapat mempelajari budaya dan sejarah aborigin. Lalu, menyicipi makanan khas setempat, mempelajari artefak tradisional seperti boomerang yang digunakan dalam keseharian, dan menemukan lokasi-lokasi yang berperan penting dalam sejarah taribelang.

Biaya tur dikenakan harga mulai 69 dollar Australia (sekitar Rp 1 juta) per orang, sudah termasuk pemandu wisata, pengantaran ke semua lokasi, dan fasilitas piknik.

Adapun perjalanan berdurasi sekitar tiga jam ini dapat dipesan dengan minimal pemesanan enam orang.

Baca juga: 5 Ide Wisata Anti-mainstream Australia, Tur Bareng Penduduk Lokal

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Travel Update
Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.