Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hutan Bengkok di Pedalaman Polandia, Penyebabnya Masih Misteri

Kompas.com - 21/07/2022, 10:05 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

Sumber DW,The Travel

KOMPAS.com - Sebuah hutan di Polandia barat bernama memiliki sekumpulan pohon pinus aneh yang tumbuh melengkung 90 derajat ke arah utara, mulai dari pangkal ke tengah, namun lurus kembali sampai ujung dahan.

Jumlah pohon pinus bengkok tersebut mencapai 100 pohon, membuat hutan tersebut diberi nama crooked forest atau hutan bengkok.

Baca juga: 6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Lokasinya tidak jauh dari kota Gryfino di Polandia dan cukup dekat dengan perbatasan Jerman. Dikutip dari DW,  Kamis (31/5/2022), bahkan area ini diyakini sudah ditanam sejak awal tahun 1930-an.

Banyak hipotesis bermunculan yang berusaha menjelaskan fenomena Hutan Bengkok tersebut. Beberapa orang mengatakan bahwa pada masa pertumbuhannya, pohon-pohon itu terkubur di bawah badai salju yang parah, sehingga mengganggu pertumbuhan normalnya.

Sedangkan pendapat lain menyebut bahwa bengkokan pohon-pohon tersebut dipengaruhi oleh tarikan gravitasi lokal di area itu.

Baca juga: Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Salah satu penjelasan paling populer mengatakan bahwa pertumbuhan pohon yang bengkok adalah hasil manipulasi yang dilakukan para petani lokal, guna mendapat kayu yang melengkung secara alami sebagai bahan baku pembuatan furnitur.

Namun, karena sebagian besar penduduk Gryfino semasa awal Perang Dunia II hingga tahun 1970-an telah meninggalkan area ini, tidak ada lagi penduduk asli yang kemungkinan memiliki jawaban atas misteri di balik Hutan Bengkok tersebut.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Tips mengunjungi Crooked Forest

Lokasinya yang cukup pedalaman membuat banyak orang enggan mengikuti tur untuk mengeksplorasi tempat ini.

Meski tak mudah untuk mencapai ke sana, mereka yang suka petualangan bisa berkunjung ke Hutan Bengkok.

Baca juga: Tempat Wisata Polandia Inspirasi Serial The Witcher yang Wajib Dikunjungi

Batang pinus yang bengkok di Crooked Forest, atau Krzywy Las, PolandiaShutterstock/Maciej Bledowski Batang pinus yang bengkok di Crooked Forest, atau Krzywy Las, Polandia

Untuk tiba di sana, kita perlu berkendara ke Kota Gryfino di Provinsi Pomerania. Hutan Bengkok sebagai daya tarik utama tempat tersebut berlokasi sekitar 5 Kilometer dari pusat Gryfino.

Di sana, pengunjung juga bisa menemukan beberapa situs bersejarah yang menarik, seperti Gerbang Banska, yang diyakini pernah melindungi kota tersebut dari serangan musuh.

Baca juga: 7 Negara Uni Eropa yang Tidak Pakai Mata Uang Euro

Melansir The Travel, Selasa (29/03/2022), berikut sejumlah tips bagi mereka yang ingin mengunjungi Crooked Forest:

  • Pergi ke Kota Poznan, lalu naik kerea ke Gryfino dengan durasi perjalanan sekitar tiga jam. Setibanya di sana, gunakan bus, taksi, atau transportasi online untuk mencapai Hutan Bengkok. Durasi perjalanannya sekitar 10 menit.
  • Bawa persediaan makanan dan minuman yang cukup selama perjalanan karena lokasi hutan yang cukup terisolasi di pedalaman Polandia.
  • Kenakan alas kaki yang tepat untuk menghalau cipratan lumpur.
  • Disarankan membawa losion anti serangga untuk menjelajahi area hutan. Jangan lupa pula gunakan tabir surya untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber DW,The Travel
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Tips Kembalikan Mood Setelah Libur Lebaran

Travel Tips
Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Tips untuk Kembali ke Rutinitas Kerja Setelah Libur Panjang

Travel Tips
Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Pantai Jadi Tempat Wisata Terfavorit di Pulau Jawa Selama Lebaran 2024

Travel Update
Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Kemenparekraf Tanggapi Turis Indonesia yang Rusak Pohon Sakura di Jepang

Travel Update
Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Aktivis Mogok Makan di Spanyol, Bentuk Protes Pembangunan Pariwisata

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

5 Tempat Wisata Dekat Masjid Al-Jabbar, Ada Mal dan Tempat Piknik

Jalan Jalan
5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

5 Syarat Mendaki Gunung Rinjani, Pastikan Bawa E-Ticket

Travel Tips
3 Tips Ikut Open Trip Pendakian Gunung Rinjani biar Tidak Zonk

3 Tips Ikut Open Trip Pendakian Gunung Rinjani biar Tidak Zonk

Travel Tips
Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Korban Open Trip, 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani

Travel Update
Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Libur Lebaran 2024 Berakhir, Kunjungan Wisata di Gunungkidul Lampaui Target

Travel Update
Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Iran Serang Israel, Ini 8 Imbauan KBRI Teheran untuk WNI di Iran

Travel Update
Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Penerbangan ke Israel Terganggu akibat Serangan Iran

Travel Update
Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Pesona Curug Sewu di Kendal, Air Terjun Bertingkat Tiga Jawa Tengah

Jalan Jalan
Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Iran Serang Israel, WNI di Beberapa Negara Timur Tengah Diminta Waspada dan Lapor ke Kemenlu

Travel Update
4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

4 Villa Sekitar Tawangmangu Wonder Park Karanganyar, mulai Rp 600.000

Hotel Story
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com