Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesona Tebing Appalarang di Bulukumba, Dekat Tanjung Bira

Kompas.com - 21/07/2022, 16:18 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Menyaksikan panorama laut lepas nan biru jernih tak hanya bisa dilakukan dari tepi pantai, tetapi juga pinggir tebing.

Pengalaman tersebut bisa kamu dapatkan jika berkunjung ke Tebing Appalarang yang berlokasi di Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Baca juga: 5 Pantai Terindah di Indonesia, Derawan hingga Tanjung Bira

Di kalangan wisatawan, nama tebing ini mungkin tak begitu populer, seperti Tanjung Bira yang ada di Sulawesi Selatan. Jaraknya sekitar 7,6 Kilometer dari Tanjung Bira.

Dikutip dari situs Jejaring Desa Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, secara geologis, Desa Ara punya karakteristik yang begitu unik, di mana di bagian timur berjejer batu cadas atau tebing batu yang kokoh diempas gelombang.

Pengunjung bisa berdiri di bibir pantai atau spot foto yang disediakan untuk mengabadikan gambar dengan latar laut lepas yang memesona atau sekadar bersantai sambil merasakan embusan angin menyapu wajah.

Baca juga: Jelajahi Gugusan Pulau di Belitung, Lihat Bintang Laut dan Mercusuar

Selain itu, aktivitas lain yang bisa dijajal oleh pengunjung adalah berenang, snorkeling, dan terjun dari tebing.

Dikutip dari Tribun Timur, pengunjung cukup menyediakan harga tiket masuk Rp 5.000 per orang. Sementara biaya parkir mobil Rp 20.000 dan motor Rp 5.000.

Dengan membayar tarif tersebut, pengunjung bebas menikmati pemandangan atau berfoto-foto di sekitar.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Spot foto Tebing Appalarang

Ada beberapa spot foto yang tersedia. Misalnya, tulisan APPARALANG yang diukir menggunakan kayu berwarna merah dan hijau atau ayunan di depan pintu masuk tebing.

Bebatuan di Tebing Appalarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan .SHUTTERSTOCK/HERWIN BAHAR Bebatuan di Tebing Appalarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan .

Spot paling populer adalah anak-anak tangga yang memungkinkan pengunjung menyaksikan langsung panorama laut dan tanaman bakau yang ada di sekelilingnya.

Dikutip dari situs Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat Kementerian Keuangan RI, untuk menuju ke dermaga kayu, pengunjung perlu menuruni anak-anak tangga yang cukup curam dengan total ketinggian sekitar 7 meter.

Baca juga: 80 Persen Sampah di Laut adalah Sampah dari Daratan

Namun, usaha keras bakal terbayar dengan pemandangan yang indah karena kamu bisa lebih dekat menyaksikan air biru jernih dan beberapa batu karang.

Seorang pengunjung menikmati panorama laut dari dermaga Tebing Appalarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.SHUTTERSTOCK/RISQI RIZAL Seorang pengunjung menikmati panorama laut dari dermaga Tebing Appalarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Jika cuaca panas atau sekadar ingin bergaya sambil mengenakan topi, kita bisa membeli topi dengan harga mulai dari Rp 40.000 di lokasi atau menyewanya dengan tarif sekitar Rp 10.000 per hari.

Ada pula warung makan atau toko oleh-oleh yang bisa kamu datangi. Beberapa oleh-oleh yang bisa dibeli seperti gantungan kunci, gelang, kalung, dan tas kecil yang dibanderol mulai dari Rp 10.000.

Sementara baju bertuliskan Appalarang dibanderol mulai dari Rp 35.000.

Baca juga: 10 Laut Terdalam di Dunia, Nomor 3 Ada di Indonesia

Sayangnya, belum banyak pilihan tempat makan di sekitar, sehingga pengunjung lebih disarankan untuk membawa makanan dan minuman sendiri. Namun ingat, jangan mengotori tempat.

Sementara jika ingin menginap, dianjurkan menginap di kawasan Tanjung Bira yang sudah memiliki banyak pilihan penginapan memadai.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Travel Update
Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com