Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/07/2022, 06:10 WIB

KOMPAS.com - Segitiga Bermuda adalah julukan untuk kawasan di bagian barat Samudra Atlantik Utara. Letak Segitiga Bermuda kira-kira ditandai oleh tiga titik, yakni di Miami di Florida, Amerika Serikat; Bermuda; dan Puerto Rico.

Di area yang juga dikenal sebagai Bermuda Triangle ini, tercatat sekitar 50 kapal laut dan 20 pesawat terbang menghilang secara misterius, dikutip dari britannica.com, Minggu (24/7/2022). 

Baca juga: Laut Iblis di Jepang yang Misterius, Sama seperti Segitiga Bermuda

Lantas, apa pesawat dan kapal tersebut akhirnya bisa ditemukan, serta misteri Segitiga Bermuda sudah terpecahkan seiring berjalannya waktu? 

Berikut lima fakta Segitiga Bermuda yang wajib diketahui, berdasarkan rangkuman Kompas.com dari berbagai sumber.

5 fakta Segitiga Bermuda

1. Sejarah Segitiga Bermuda

Nama Segitiga Bermuda pertama kali disebut di majalah Argosy pada tahun 1964 oleh sang penulis, Vincent H. Gaddis. 

Dalam tulisannya, Gaddis menyebut kasus-kasus hilangnya pesawat terbang dan kapal laut sejak tahun 1963. 

Salah satu penyebab hilangnya moda transportasi laut dan udara itu, menurut dugaannya, adalah gangguan magnetis yang menyebabkan kompas tidak bisa bekerja dengan baik

Kendati demikian, nama Segitiga Bermuda dipopulerkan oleh Charles Berlitz. Ia menulis buku terkenal berjudul The Bermuda Triangle pada tahun 1974, dikutip dari livescience.com.

Baca juga: Di Mana Letak Segitiga Bermuda?

2. Teori hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda

Ilustrasi segitiga bermudaShutterstock Ilustrasi segitiga bermuda

Ada banyak teori di balik hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda.

Ada yang meyakini bahwa area ini berhubungan dengan pulau Atlantis. Terdapat juga rumor bahwa Segitiga Bermuda merupakan portal waktu, sekaligus basis alien.

Tidak sedikit juga yang percaya bahwa faktor alam memengaruhi keadaan di Segitiga Bermuda.

Cuaca yang cepat berubah dan badai dapat ditemui di area ini, sehingga cukup membahayakan kapal dan pesawat pada zaman dahulu, yang belum memiliki akses ke prakiraan cuaca yang akurat.

Pada tahun 2010, NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) Amerika Serikat (AS) membantah bahwa tragedi di area tersebut berhubungan dengan hal-hal supranatural.

"Angkatan Laut AS dan Penjaga Pantai AS berpendapat bahwa tidak ada penjelasan supranatural untuk bencana yang (terjadi) di laut," bunyi keterangan di situs web NOAA.

Bahkan, lanjut laman tersebut, tidak ada peta resmi yang menggambarkan batas-batas pasti dari area Segitiga Bermuda.

The US Board of Geographic Name (Dewan Nama Geografis AS) juga tidak mengakui Segitiga Bermuda sebagai nama resmi, serta tidak menyimpan arsip resmi terkait area itu.

Tidak hanya itu, pada tahun 2020, kapal SS Cotopaxi yang dikabarkan hilang di Segitiga Bermuda sejak tahun 1925 akhirnya ditemukan. Bangkai kapal berada di dekat pantai St Augustine di Florida, atau di luar area Segitiga Bermuda, dilansir dari huffpost.com.

Baca juga: 5 Tempat Paling Misterius di Dunia yang Mirip Segitiga Bermuda

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+