Kompas.com - 27/07/2022, 10:52 WIB

KOMPAS.com - Syarat vaksin booster Covid-19 atau dosis ketiga untuk pelaku perjalanan moda transportasi darat, laut, dan udara, telah berlaku sejak Minggu (17/7/2022). 

Hal ini seiring dengan aturan perjalanan baru di dalam dan luar negeri melalui dua Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19.

Kedua SE tersebut yakni SE Nomor 21 Tahun 2022 terkait Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), dan SE Nomor 22 Tahun 2022 terkait aturan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Sertifikat vaksin bisa kamu temukan dan diunduh lewat aplikasi PaduliLindungi, yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Sertifikat juga bisa diunduh lewat WhatsApp Kementerian Kesehatan, SMS, dan laman PeduliLindungi.

Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Perjalanan Per 17 Juli 2022, Ini Aturannya

Cara download sertifikat vaksin Covid-19

Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. Kenali arti status PeduliLindungi warna hitam, merah, kuning, dan hijau. Shutterstock/wisely Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. Kenali arti status PeduliLindungi warna hitam, merah, kuning, dan hijau.

Berikut sejumlah cara untuk mengunduh sertifikat vaksin Covid-19.

1. Lewat pesan singkat (SMS) dari 1199

Biasanya, tidak lama setelah vaksinasi, calon wisatawan akan mendapat pesan singkat dari 1199 yang berisi tautan sertifikat vaksinasi satu, dua, atau tiga yang terhubung langsung ke laman PeduliLindungi.

Cek sertifikat vaksin lewat SMS dengan cara berikut ini:

  • Buka pesan singkat yang dikirim oleh nomor resmi Kemenkes di 1199.
  • Klik link sertifikat vaksin yang terdapat di SMS tersebut.
  • Lalu nanti akan dialihkan ke laman pedulilindungi.id.
  • Buat akun terlebih dahulu dengan nomor ponsel atau e-mail jika belum memiliki akun PeduliLindungi, atau log in jika sudah memiliki akun PeduliLindungi.
  • Masukkan kode OTP yang dikirim pada nomor HP atau e-mail yang digunakan untuk mendaftar.
  • Lalu, klik "Cek sertifikat vaksin di sini" di bagian atas laman.
  • Klik "Sertifikat Vaksin" di "Akun Saya".
  • Silakan unduh sertifikat vaksin yang tersedia di sebelah kanan.
  • Sertifikat vaksin akan langsung tersimpan di galeri ponsel.

Perlu diingat, pesan singkat ini hanya didapat sekali saja usai vaksinasi. Jika pesan terhapus maka sebaiknya cek sertifikat vaksin melalui laman PeduliLindungi saja.

Calon wisatawan hanya perlu mengisi data diri, NIK, tanggal vaksinasi dan jenis vaksin yang digunakan saat itu.

Baca juga: Syarat Perjalanan Domestik Mulai 17 Juli 2022, Bebas Tes Jika Sudah Booster

2. Lewat laman PeduliLindungi

  • Melalui ponsel, masuk ke laman pedulilindungi.id.
  • Buat akun terlebih dahulu dengan nomor ponsel atau e-mail jika belum memiliki akun PeduliLindungi, atau log in jika sudah memiliki akun PeduliLindungi.
  • Masukkan kode OTP yang dikirim ke nomor ponsel atau e-mail yang digunakan untuk mendaftar.
  • Lalu, klik "Cek sertifikat vaksin di sini" di bagian atas laman.
  • Klik "Sertifikat Vaksin" di "Akun Saya".
  • Unduh sertifikat vaksin yang tersedia di sebelah kanan akun.
  • Sertifikat vaksin akan langsung tersimpan di galeri ponsel.

Baca juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Berlaku 17 Juli

Ilustrasi wisatawan. 

Dok. Unsplash Ilustrasi wisatawan.

3. Lewat WhatsApp Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

  • Silahkan kirim pesan "halo" ke nomor WhatsApp resmi Kementerian Kesehatan di 081110500567.
  • Lalu chatbot akan aktif, silakan klik Menu Utama.
  • Klik "Sertifikat Vaksin" dan klik "Send".
  • Chatbot Kemenkes akan meminta nomor ponsel yang terdaftar di akun PeduliLindungi.
  • Balas dengan memberikan nomor ponsel.
  • Lalu akan dikirim kode OTP melalui SMS, silahkan masukkan kode OTP tersebut ke pesan chat WhatsApp bersama chatbot Kemenkes.
  • Chatbot akan membalas dengan pilihan menu: "Download Sertifikat Vaksin", "Status Vaksinasi", "Ubah Info Diri".
  • Silahkan pilih "Download Sertifikat Vaksin".
  • Lalu isi NIK.
  • Kemudian chatbot akan bertanya tanggal lahir pemilik NIK, tanggal vaksinasi sesuai sertifikat yang ingin diunduh, dan jenis vaksin saat vaksinasi.
  • Akan muncul pilihan unduh sertifikat vaksin 1/2/3.

Saat Kompas.com mencoba metode ini pada Selasa (26/7/2022), hanya muncul pesan:

"Berikut sertifikat dari (pemilik NIK)", tanpa dokumen sertifikat vaksinasi yang bisa diunduh.

Baca juga:

4. Lewat PeduliLindungi

  • Unduh aplikasi PeduliLindungi.
  • Lakukan registrasi terlebih dulu dengan e-mail atau nomor ponsel, dan isi data diri singkat.
  • Masukkan kode OTP yang dikirim ke e-mail atau nomor ponsel, untuk log in.
  • Klik menu "Vaccine and Immunization".
  • Lalu klik "Covid-19 Vaccination".
  • Klik "Vaccine Certificate".
  • Lalu klik nama yang terdaftar di akun PeduliLindungi.
  • Unduh sertifikat vaksin yang tersedia.

Baca juga: Syarat Naik DAMRI per 17 Juli, Tak Wajib Tes Covid-19 Jika Sudah Booster

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

3 Tempat Wisata di West Kowloon Hong Kong, Bisa Lihat 900 Artefak Kuno

Jalan Jalan
Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Gembox, Pasar Malam dan Tempat Nongkrong Baru di Malaysia

Jalan Jalan
Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Daftar 20 Maskapai Terbaik Dunia 2022 Versi World Airline Awards

Travel Update
Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Geopark Meratus Siapkan Geosite Menuju UNESCO Global Geopark

Travel Update
Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Korea Selatan Longgarkan Aturan Masker di Luar Ruangan

Travel Update
Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Hong Kong Hapus Karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Travel Update
Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Bandara Sam Ratulangi Siap Layani Rute Manado-Bali Per Oktober 2022

Travel Update
Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Kunjungan Turis Eropa di DIY Makin Naik, Promosi Makin Digencarkan

Travel Update
Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Tiket Pesawat Mahal, Tren Tunjukkan Wisatawan Lebih Pilih Beli Paketan

Travel Update
Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Wisata Edukasi TPA Talangagung, Lihat Pengelohan Gas Metana Jadi Bahan Bakar Kompor

Jalan Jalan
Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Aturan Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Pegang Biota Laut

Travel Tips
Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Sport Tourism di Malang Raya Jadi Bidikan Gubernur Jatim Khofifah

Travel Update
Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Thailand Akhiri Darurat Covid-19 Per 30 September 2022, Ini Syarat Masuk ke Sana

Travel Update
Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Virtual Tourism Diperlukan untuk Gaet Pasar Wisata Halal di Indonesia

Travel Update
Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Asyiknya Membaca di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Jakarta yang Baru Direvitalisasi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.