Air Terjun Cunca Antar, Wisata Alam Tersembunyi di Manggarai Timur NTT

Kompas.com - 04/08/2022, 20:07 WIB

BORONG, KOMPAS.com - Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, bukan hanya terkenal dengan wisata kopi cololnya, tapi juga air terjunnya. Terdapat ratusan air terjun yang masih tersembunyi di 12 kecamatan.

Akhir-akhir ini, pascapandemi Covid-19, warga mulai mempromosikan keunikan alam dan budaya, termasuk air terjun yang selama ini hanya diketahui masyarakat setempat.

Salah satunya yakni air terjun Cunca Antar di Kampung Lawi, Desa Compang Lawi, Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur. Wisatawan pun bisa mandi di kolamnya.

Baca juga:

Warga Kecamatan Congkar, Eduardus Geovany Betas, menjelaskan bahwa ia diajak oleh Rintho Dola, seorang anak muda asal Kampung Compang Lawi, untuk bertandang ke kampungnya  dan berwisata di Air Terjun Cunca Antar.

"Di sekitar kampung saya ada banyak spot-spot asyik yang juga sangat menantang setiap kali Anda menuju destinasi-destinasi indah di sana. Seperti sebuah spot air terjun yang kami kunjungi hari ini," tuturnya kepada Kompas.com, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Berburu Matahari Terbenam di Pantai Nanga Lirang NTT

Pelosok Manggarai Timur menyimpan begitu banyak potensi pariwisata alam, seperti air terjun, pegunungan dan danau. Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur memiliki air terjun Antar, Kamis, (4/8/2022). (KOMPAS.com/DOK WARGA CONGKAR-EDUARDUS GEOVANY BETAS)KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Pelosok Manggarai Timur menyimpan begitu banyak potensi pariwisata alam, seperti air terjun, pegunungan dan danau. Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur memiliki air terjun Antar, Kamis, (4/8/2022). (KOMPAS.com/DOK WARGA CONGKAR-EDUARDUS GEOVANY BETAS)

"Kalau (dalam) bahasa Inggrisnya air terjun disebut waterfall, dalam bahasa ibu saya disebut cunca. Air terjun ini namanya Cunca Antar. Dari kampung Lawi menuju Cunca Antar ditempuh dengan jalan kaki menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit," tambahnya.

Eduardus menjelaskan, wisatawan yang hednak menuju air terjun Cunca Antar harus didampingi pemandu lokal dengan titik awal Kampung Lawi. Selanjutnya mereka harus melewati jalan yang menurun dan agak landai.

Baca juga: Pantai Laing Lewe, Pantai Pasir Putih Terpanjang di Manggarai Timur, NTT

Namun, saat wisatawan kembali dari tempat wisata tersebut menuju Kampung Lawi, mendannya lumayan menantang karena akan melewati jalur yang sama tetapi mendaki.

Di Cunca Antar, selain menikmati panorama alam yang indah, wisatawan bisa berenang di kolam air terjun yang sejuk dan menikmati udara alam yang segar.

Baca juga: Pantai SUT Dampek, Tempat Berjemur dan Selfie di Lambaleda Utara NTT

Promosikan keunikan air terjun di Manggarai Timur

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Eduardus menjelaskan, media digital saat ini memudahkan untuk mempromosikan keunikan air terjun di Manggarai Timur, yang tersebar ke sejumlah Daerah Aliran Sungai.

"Saya sendiri memiliki cara untuk mempromosikan pariwisata air terjun, wisata alam, wisata agrowisata, ekowisata dengan media sosial, WhatsApp, Instagram, YouTube, dan aplikasi lainnya. Zaman berubah, pola promosinya berubah. Promosi tidak sistem manual lagi melainkan sistem digital dengan media-media sosial dan media massa, " jelasnya. 

Baca juga: Mengenal Vera, Tarian Adat Masyarakat Rongga NTT yang Penuh Makna

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Panduan Naik Jip Menyusuri Ngarai Sianok, Harga dan Rutenya

Travel Promo
Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Absen 2 Tahun, Kontes Roket Air Taman Pintar Yogyakarta Digelar Lagi

Travel Update
5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Jalan Jalan
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Travel Update
Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Travel Update
Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Travel Update
3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

Travel Update
5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

Travel Tips
Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Travel Update
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Travel Update
Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Jalan Jalan
Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Travel Update
Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.