Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/08/2022, 19:18 WIB

KOMPAS.com - Warga Tangerang dan Jabodetabek kini bisa menjajal wisata air baru berupa wahana perahu kano, setiap akhir pekan atau Sabtu dan Minggu.

Lokasi wisata ini ada di saluran Bendung Tanah Tinggi (BTT), atau lebih dikenal sebagai Kali Sipon yang berada persis di seberang lapangan Ahmad Yani Kota Tangerang.

Baca juga: 6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

Menariknya lagi menurut informasi dari Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan Kota Tangerang Mugiya Wardhany (Mugi), saluran BTT ini memiliki nilai historis sendiri karena sudah ada sejak jaman Belanda.

Rute dan jam operasional wisata kano di Tangerang

Mugi menjelaskan, untuk sementara perahu kano hanya menempuh jarak kurang lebih 100 meter pendayungan.

Wahana kano gratis di Kali Sipon, Lapangan Ahmad Yani, Tangerangdokumentasi Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan Kota Tangerang Wahana kano gratis di Kali Sipon, Lapangan Ahmad Yani, Tangerang

"Jarak kurang lebih 100 meter, dimulai dari shelter Ahmad Yani. Bagi yang belum terbiasa akan cukup melelahkan," kata Mugi kepada Kompas.com, Sabtu (6/8/2022). 

Adapun waktu operasional, saat ini hanya ada di hari Santu dan Minggu saja, dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB.

Baca juga:

Waktu tersebut merupakan saat paling ramai warga beraktivitas di kawasan Lapangan Ahmad Yani.

Wahana ini gratis bagi siapa pun. Bagi yang ingin mencoba, harus memiliki tinggi badan minimal 130 cm, sebagai syarat keselamatan. Sedangkan durasi mendayung maksimal per kano adalah 10 menit.

"Disarankan mendayung sendiri agar senang dan sehatnya dapat. Bagi yang belum terbiasa mendayung akan dibantu teman-teman di sana," ujar Mugi menambahkan.

Baca juga: Tanah Abang, Pusat Oleh-Oleh Haji di Jabodetabek

Satu buah kano bisa diisi dua sampai tiga orang. Saat ini jumlah kano yang tersedia memang masih 5 unit saja.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas Travel (@kompas.travel)

Namun, kata Mugi, ke depannya akan ada penambahan 10 unit serta wahana pendukung lainnya untuk anak-anak.

"Ada banyak sekali anak-anak yang juga ingin mencoba wisata ini. Sekaligus peningkatan fasilitas pada area wisata kano," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+