Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/08/2022, 15:55 WIB

KOMPAS.com - Wahana Train to Apocalypse, kereta zombie yang diklaim pertama kali di Indonesia, berhasil membuat penasaran warga khususnya di media sosial. 

Wahana yang digelar sejak 5 Agustus hingga 11 September 2022 ini viral di dunia maya dan menyebabkan tingginya animo masyarakat yang ingin menjajal wahana tersebut. 

"Dari luar kota, karena keterbatasan waktu, whatsapp ke customer service atau DM (direct message) Instagram kita, setiap saya cek itu ribuan (jumlahnya). Banyak dari pulau Jawa, Bandung, Surabaya," ujar CEO Pandora Box bernama Billy Junior, saat ditemui Kompas.com di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (12/8/2022). 

Baca juga: Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Sebagai informasi, Train to Apocalypse merupakan kolaborasi dari LRT Jakarta dengan event organizer Pandora Box. 

Bentuk wahananya, pengunjung harus melakukan perjalanan di stasiun LRT dan di dalam kereta, sambil menghindari zombie yang menyerang para penumpang. 

Adapun pengunjung berangkat dari stasiun Boulevard Utara, Kelapa Gading, hingga berakhir di stasiun Velodrome, Rawamangun. 

Baca juga: Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Menurut Billy, ada sejumlah calon pengunjung yang sampai "merayu" agar bisa mendapatkan tiket masuk kereta zombie tersebut.

"Banyak yang bilang 'Tolong dong kak temen saya sudah dapat tiket, saya belum dapat,' atau 'Temen saya ulang tahun', dan lain-lain," tuturnya.

Suasana mencekam di dalam wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Jakarta Utara. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Suasana mencekam di dalam wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Saat ditanya mengenai kemungkinan perpanjangan periode wahana, ia menyebut akan melihat respons dari masyarakat.

"Kalau masalah perpanjang, saya akan liat animo, karena banyak orang dari luar daerah bahkan dari luar negeri, menghubungi saya untuk mendapatkan tiket," terangnya. 

Baca juga: Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Pihak penyelenggara juga akan mempertimbangkan keputusan dari pihak manajemen LRT Jakarta. 

Namun, sejauh ini, Pandora Box lebih memprioritaskan menghadirkan hal baru di kesempatan berikutnya.

Wahana bakal diperbarui

Potret zombie di wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Jakarta Utara. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Potret zombie di wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Lebih lanjut, Billy memberikan bocoran terkait wahana baru Train to Apocalypse yang akan diperbarui. Melihat animo masyarakat yang tinggi, pihaknya memiliki rencana untuk menambah daya tarik baru.

"Ke depannya, rencana saya minggu depan, kami akan mem-publish yang baru, konsep baru yang sudah di-upgrade yang akan kita beri nama Train to Apocalypse the Next Level. Akan ada more zombie, more wahana saya akan selipkan wahana yang baru," tutur dia. 

Baca juga: 10 Taman di Jakarta untuk Nongkrong dan Hangout

Kendati demikian, Billy tak menjelaskan secara detail perihal wahana atau konsep baru yang akan dibuat karena khawatir memberi spoiler.

Namun, menurutnya akan ada suasana (ambience) baru dan lebih banyak zombie.

Baca juga: Train To Apocalypse Hadir di LRT Jakarta, Pengunjung Tidak Perlu Takut Disentuh Zombie

Selain itu, akan ada lebih banyak petunjuk dalam memecahkan teka-teki saat mencari pintu keluar. 

"That's why saya putuskan terman-teman yang sudah masuk itu, bisa mencoba lagi (hal) yang baru, dan yang penasaran, saya putuskan meng-upgrade jadi Train to Apocalypse the Next Level," jelas dia. 

Terinspirasi dari film Train to Busan

Gong Yoo dalam film Train to BusanCJ ENM Corporation Gong Yoo dalam film Train to Busan

Billy menjelaskan bahwa ide penciptaan wahana Train to Apocalypse memang terinspirasi dari film populer asal Korea Selatan berjudul Train to Busan, yang rilis pada 2016.

"Kami awalnya mendapat tawaran dari manajemen LRT untuk bekerja sama, meramaikan, membuat exposure agar masyarakat kenal LRT. Awalnya kami sempat bingung bikin apa. Cuma terpikir Train To Busan, lalu terlintas ada rumah hantu, Train To Busan, jadi kami terinspirasi dari sana, kami kembangkan konsepnya," terang Billy. 

Baca juga: 4 Fakta Film Train To Busan, Cara Manusia Bertahan Hidup dari Serangan Zombie

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Meski begitu, Billy memastikan wahana Train To Apocalypse mengusung konsep yang berbeda dari wahana rumah hantu lainnya.

Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Jakarta Utara. ANTARA FOTO Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Jika wahana rumah kebanyakan menonjolkan jump scare atau kejutan mendadak yang mengagetkan, wahana ini akan mengajak pengunjung untuk mengikuti alur cerita dan memecahkan teka-teki. 

Baca juga: 6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

"Kalau ini saya bikin interaktif ada teatrikalnya. Jadi kebanyakan pengunjung yang datang itu (mengungkapkan) saya seperti ada di dalam script gitu ada jalan ceritanya ada mission-nya, itu yang membedakan," pungkas CEO Pandora Box sekaligus kreator wahana Train to Apocalypse ini. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+