Kompas.com - 19/08/2022, 14:58 WIB

KOMPAS.COM - Kepala Resort Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Sembalun melaporkan, seorang pendaki warga negara asing (WNA) asal Portugal jatuh dari Puncak Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada pukul 05.30 Wita, Jumat (19/08/2022). 

"Kami mendapat laporan dari Kepala Resort TNGR Sembalun bahwa Trekking Organizer (TO) atas nama Rudy Trekker memberikan informasi salah satu kliennya, laki-laki, WNA, kebangsaan Portugis. Pada pukul 05.30 Wita mengalami kecelakaan jatuh di lokasi Puncak Rinjani," bunyi keterangan pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, dari keterangan resmi yang Kompas.com terima, Jumat (19/08/2022).

Baca juga: Kuota Pendaki Gunung Rinjani 100 Persen per 27 Juli 2022

Adapun korban terjatuh sejauh 150 meter dari lereng bagian barat laut atau menghadap ke Danau Segara Anak.

Pada waktu itu, korban dikabarkan sedang berswafoto di Puncak Rinjani sebelum terjatuh dari lereng tersebut.

Sejauh ini, proses evakuasi korban masih dilakukan. 

Baca juga: Pendaki Gunung Rinjani yang Buang Sampah Sembarangan Akan Diblacklist 2 Tahun

Suasana jalan pendakian Gunung Rinjani melalui Torean.Dokumen Warga Suasana jalan pendakian Gunung Rinjani melalui Torean.

"Timnya sedang dalam perjalanan untuk evakuasi," ujar Kepala Balai TNGR, Dedy Asriady, kepada Kompas.com, Jumat. 

Pihak Balai TNGR telah menurunkan Tim Satgas Penanganan Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi (P2E) TNGR, untuk berkomunikasi dengan Unit SAR Lombok Timur, SAR Mataram, Tim Edelweis Medical Health Center (EMHC), dan tim Inafis Polres Lombok Timur.

Baca juga: 5.000 Pendaki Kena Blacklist di Gunung Rinjani NTB

Proses evakuasi telah dilakukan sejak pukul 10.15 Wita oleh Tim EMHC dan Tim Resort TNGR Sembalun. Kedua tim mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk evakuasi.

Tim SAR juga nantinya akan ikut mengevakuasi bersama dengan Tim TNGR dan Tim EMHC di Kantor Resort TNGR Sembalun. Posko evakuasi sementara terletak di Kantor Resort TNGR Sembalun.

Baca juga: Wisatawan Pemetik Edelweis di TN Gunung RInjani Kena Blacklist 2 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.