ACEH UTARA, KOMPAS.com- Warga Kabupaten Aceh Utara mengeluhkan mahalnya harga tiket pesawat dari dan menuju Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Saat ini, harga tiket maskapai Wings Air dari Bandara Sultan Malikussaleh ke Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, sebesar Rp 1,2 juta. Padahal, sebelumnya hanya sekitar Rp 500.000.
Sementara itu, harga tiket pesawat dari Bandara Sultan Malikussaleh ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, mencapai Rp 2,5 juta.
Baca juga:
Salah seorang warga, M Agam Khalilullah, mengatakan bahwa harga tiket untuk penerbangan dengan waktu 40 menit itu terbilang sangat mahal.
“Kan ke Medan hanya 40 menit menggunakan pesawat. Mahal sekali itu. Kita harap ini diintervensi oleh pemerintah, harga tiket pesawat agar stabil lagi,” kata Agam kepada Kompas.com, Senin (22/8/2022).
Dia menambahkan, kenaikan harga tiket pesawat itu membuat warga kesulitan untuk mengakses penerbangan.
“Idealnya, bandara kecil begini dengan jarak tempuh yang pendek, harga tidak semahal itu. Harus lebih murah lagi. Harus lebih murah lagi, agar terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Tiket Pesawat Mahal, Ini Solusi Menparekraf Sandiaga
Foto: Pesawat ATR72 Wings Air
Sementara itu, Perencana Ahli Pratama, Bandara Sultan Malikussaleh, Niswan, menyampaikan, meski harga tiket pesawat naik, mayoritas penumpang tetap menggunakan jasa transportasi udara.
“Dari 72 seat (kursi) pesawat jenis ATR yang melayani rute Malikussaleh ke Kuala Namu, setiap harinya 80 persen terisi. Namun, didominasi karyawan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang berkantor di Aceh dan perusahaan migas yang sedang eksplorasi di Aceh,” terang Niswan.
Baca juga:
Dia melanjutkan, karena penumpang didominasi karyawan perusahaan minyak dan BUMN, maka jumlah penumpang tidak menurun drastis seiring dengan kenaikan harga tiket pesawat.
“Sampai hari ini masih stabil,” pungkasnya.
Baca juga: Tiket Pesawat Mahal Bikin Tarif Hotel Ikut Naik? Ini Jawabannya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.