Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/08/2022, 12:09 WIB

ALOR, KOMPAS.com - Nusa Tenggara Timur (NTT) punya sederet daya tarik alam bawah laut yang mempesona, salah satunya lewat kehadiran Mawar, dugong jantan penghuni Teluk Kabola di kawasan SAP (Suaka Alam Perairan) Selat Pantar, Alor.

Menurut cerita One Simuslaa, perintis konservasi sekaligus mitra WWF Indonesia di Alor sejak 2013, dirinya bertemu dengan Mawar pada tahun 1999 bersama satu ekor dugong betina lain yang diberi nama Melati.

Baca juga: 5 Fakta Suku Abui di Alor NTT, Hidup Tanpa Listrik

"Saya bertemu dengan dugong ini sejak 1999, masih kecil, dua ekor, jantan dan betina. Setiap sore hari saya pulang dari laut, dugong ini selalu mengikuti saya. Begitu hingga tiga hari berturut. Sampai sekarang, jika saya menjulurkan tangan ke lokasi dugong itu, dia akan muncul dan mencium tangan saya. Sejak itulah saya mulai mengasuh dia," kata One Simuslaa kepada Kompas.com dalam Reward Trip ke Alor bersama Epson X Yayasan WWF Indonesia, Sabtu (27/8/2022).

Sebagian orang mungkin bertanya-tanya mengapa seekor dugong jantan diberi nama "Mawar", yang identik dengan perempuan atau jika hewan, betina.

Baca juga: Pesona Watu Peti NTT, Konon Dulunya Peti Harta Karun Putri Kerajaan

Ternyata, saat ditemukan belum diketahui bahwa Mawar adalah dugong jantan. Setelah diketahui jantan, orang-orang sekitar biasa memanggilnya "Mawardi".

"Namanya itu Mawar, cuma karena ternyata jantan jadi orang-orang pada nambahin "di". Jadi Mawardi, tapi kalau dipanggil tetap Mawar," ujar One.

Mawar bisa ditemui menggunakan kapal nelayan lokal, dengan perjalanan sekitar lima menit dari tepi pantai Mali.

Satu buah kapal bisa memuat sekitar lima sampai tujuh orang tamu, dengan dua orang nelayan pendamping.

Baca juga: Desa Marisa di Pulau Kangge NTT Garap 3 Situs Ekowisata

Nantinya, nelayan tersebut akan memanggil Mawar untuk muncul ke permukaan, menyapa tamu.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+