Kompas.com - 03/09/2022, 07:03 WIB

KOMPAS.com - Lion Air (kode penerbangan JT) akan membuka rute pergi-pulang (PP) dari Bandara Internasional Hang Nadim (BTH), di Batam, menuju Bandara Internasional Supadio Pontianak (PNK) di Kubu Raya, Kalimantan Barat, mulai Rabu (7/9/2022).

"Penerbangan antarpulau tersebut bertepatan (dengan) momentum 'September Ceria' sebagai upaya mempermudah aktivitas kebutuhan masyarakat dengan kategori perjalanan bisnis, keluarga hingga wisata," jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Aturan Bagasi Pesawat Lion Air Tahun 2022, Cek Sebelum Terbang

Penerbangan ini, lanjutnya, juga sejalan dengan upaya mendukung pemulihan dan percepatan perekonomian daerah sektor domestik dari wilayah Sumatera ke Kalimantan bagian barat.

Adapun tipe Boeing 737-800NG digunakan untuk penerbangan rute ini dengan kapasitas 189 kursi ekonomi. 

Penerbangan rute Batam-Pontianak PP akan tersedia satu kali sehari atau tujuh kali dalam sepekan.

 

Baca juga:

Jadwal Lion Air rute Batam-Pontianak PP 

Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau.Dok. Pemprov Kepri Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Berikut jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat Lion Air rute Batam-Pontianak PP:

  • Pesawat bernomor terbang JT-988 berangkat dari Batam pukul 09.40 WIB dan dijadwalkan tiba di Pontianak pukul 10.50 WIB.
  • Pesawat bernomor terbang JT-989 berangkat dari Pontianak pukul 16.25 WIB, lalu dijadwalkan tiba di Batam pada pukul 17.35 WIB.

Baca juga: Lion Air Buka 3 Rute PP Baru di Sumatera Selatan Mulai 4 September

Setiap penumpang rute ini akan mendapat gratis bagasi 20 kilogram (kg). Penumpang juga dapat menikmati hiburan gratis, yang terhubung melalui wireless inflight entertainment didukung oleh Tripper yang bisa diakses dari semua ponsel pintar dan tablet.

"Rute Batam – Pontianak PP diharapkan semakin menarik minat orang bepergian menggunakan pesawat udara serta meyakinkan bahwa terbang itu aman dan sehat," tutur Danang. 

Baca juga: Batik Air dan Lion Air Pindah Terminal di Bandara Soekarno-Hatta per 2 Agustus

Seluruh armada Lion Air dilengkapi filter High Efficiency Particulate Air (HEPA) atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9 persen jenis virus, kuman, serangga, dan bakteri.

Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap dua sampai tiga menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.

Baca juga: Angin Kencang, Pesawat Lion Air Sorong-Manokwari Mendarat di Biak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

5 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Jakarta, Ada yang Suasananya Mirip Qatar

Jalan Jalan
Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Wisata ke Malang, Kunjungi Spot Gerbong Trem di Kayutangan Heritage

Jalan Jalan
Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Pandemi hingga Longsor Persulit Gunungkidul Capai Target Pendapatan Sektor Wisata Tahun 2022

Travel Update
Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Sejarah Loji Gandrung di Kota Solo yang Jadi Tempat Ngunduh Mantu Kaesang

Jalan Jalan
Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Biaya Bikin Visa Schengen, Syarat Berkunjung ke Sejumlah Negara Eropa

Travel Tips
Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Festival Budaya Jalin Merapi di Deles Indah Klaten, Berlatar Panorama Gunung Api

Travel Update
3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

3 Tips Bikin Visa Schengen, Jangan Beri Itinerary Fiktif

Travel Tips
3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

3 Rumah Sakit di Malang Siap Beri Layanan Wisata Medis

Travel Update
7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

7 Alasan Mengapa Kamu Perlu Jalan-jalan #DiIndonesiaAja untuk Liburan Akhir Tahun Ini

Jalan Jalan
Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itenarary 3 hari 2 malam di Lombok dan Gili Trawangan, Gowes di Desa

Itinerary
Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Lokasi Ngunduh Mantu Kaesang-Erina, Ini 5 Fakta Loji Gandrung Solo

Jalan Jalan
Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Taman Langit Gunung Banyak Ditetapkan Jadi Shelter Tourism, Apa Itu?

Travel Update
Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Warga Hawaii Beramai-ramai Tonton Letusan Mauna Loa yang Langka

Travel Update
6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

6 Fakta Pura Mangkunegaran, Lokasi Pernikahan Kaesang-Erina

Jalan Jalan
10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

10 Hidden Gem Bali, Wisata Anti-mainstream buat Libur Akhir Tahun

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.