Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/09/2022, 21:47 WIB

KOMPAS.com - Bandara Suvarnabhumi di Thailand telah menerapkan sistem baru bernama Passenger Validation System (PVS) sejak Kamis (1/9/2022) guna meningkatkan keamanan dan kelancaran arus penumpang.

"PVS memverifikasi informasi pelaku perjalanan untuk mengoptimalkan kemampuan pemeriksaan dan meningkatkan standar keamanan," bunyi keterangan dari laman Tourism Authority of Thailand, Sabtu (3/9/2022).

Baca juga:

Pelaku perjalanan cukup menunjukkan e-boarding atau dokumen mereka yang telah dicetak ke mesin yang telah dipasang. Nantinya mesin tersebut akan membaca dan mengecek informasi perjalanan mereka. 

Ilustrasi Bandara Suvarnabhumi di Thailand.Dok. UNSPLASH/Ruben Sukatendel Ilustrasi Bandara Suvarnabhumi di Thailand.

Proses pengecekan tersebut dikabarkan akurat, sehingga dapat mencegah pelaku perjalanan untuk memasuki area-area tertentu dan mencegah boarding pass yang telah dipindai sistem untuk digunakan lagi. 

Baca juga: 6 Pilihan Tempat Healing di Thailand, Santai di Pulau Terpencil

Adapun mesin ini akan dipasang di sejumlah titik sebagai berikut:

  • Pintu masuk ke pos pemeriksaan keberangkatan domestik di belakang konter check-in di Baris C-D (total ada delapan unit).
  • Pintu masuk ke pos pemeriksaan keberangkatan penumpang internastional di Zona 2, di belakang konter check-in di Baris J-K (dua unit), dan di belakang konter check-in di Baris L-M (dua unit).
  • Pintu masuk ke pos pemeriksaan keberangkatan penumpang internasional di Zona 3, di belakang konter check-in di Baris S-T (tiga unit).

Sebagai informasi, Bandara Suvarnabhumi adalah salah satu pintu masuk pelaku perjalanan luar negeri di Thailand, khususnya wilayah Kota Bangkok, selain Bandara Internasional Don Mueang. 

Baca juga: Wisata ke Thailand Akan Wajib Bayar Biaya Tambahan 300 Baht

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber tatnews
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+