Kompas.com - 07/09/2022, 18:27 WIB

KOMPAS.com - Sebelum camping atau berkemah di alam terbuka, ada daftar perlengkapan yang harus dipersiapkan untuk dibawa. Salah satu yang terpenting adalah tenda sebagai tempat bermalam.

Tenda merupakan tempat pelindung yang terdiri dari lembaran kain atau bahan penutup lainnya, yang melekat di kerangka tiang atau menempel di tali. Beragam jenis tenda bisa ditemukan di pasaran, tergantung merek, kualitas, dan spesifikasi yang ditawarkan. 

Baca juga: Bagaimana jika Ular Masuk Tenda dan Menggigit Orang?

"Hal terpenting adalah mempelajari dengan cermat mengenai spesifikasi tenda dan untuk keperluan apa tenda tersebut digunakan," ujar CEO Consina, Disyon Toba, saat ditemui di pameran INDOFEST 2022 di Hall B JCC Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (4/9/2022). 

Untuk diketahui, Consina merupakan salah satu brand penyedia peralatan aktivitas outdoor (luar ruangan).

Baca juga: 5 Tips Tidur Nyenyak di Gunung, Jangan Malas

Bagi para pendaki, khususnya yang masih pemula, bisa memerhatikan beberapa hal sebelum membeli tenda, seperti Kompas.com rangkum dari penjelasan Disyon. 

6 tips memilih tenda yang bagus untuk berkemah

1. Tentukan kapasitas

Ilustrasi tenda di Desa Wisata Lonuo, Gorontalo.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi tenda di Desa Wisata Lonuo, Gorontalo.

Sebelum membeli tenda, kamu sudah harus menentukan berapa kapasitas orang dalam satu tenda yang dibutuhkan.

"Pertama, sudah tentu kapasitas, mau satu orang, dua orang, tiga orang, atau empat orang," ujar Disyon.

Menurutnya, untuk para pemula, pertimbangan ini menjadi sangat penting sebelum beralih ke hal lainnya, seperti spesifikasi. 

Baca juga: Cara Buang Air di Gunung, Pendaki Pemula Harus Tahu

2. Tentukan lokasi penggunaan tenda

Memilih tempat istirahat saat berkemah di gunung merupakan tips agar dapat tidur nyenyak dan nyaman. Pexels/Kelvin Valerio Memilih tempat istirahat saat berkemah di gunung merupakan tips agar dapat tidur nyenyak dan nyaman.

Selanjutnya, hal yang tidak kalah penting adalah menentukan lokasi tempat tenda akan digunakan. 

Dari pengalaman Disyon, ia menyebut bahwa tenda yang biasa digunakan di pantai selama musim panas dengan tenda untuk hiking di gunung tentunya berbeda. 

"Kalau buat musim panas, tendanya mungkin tidak perlu yang benar-benar waterproof (tahan air). Kalau yang dibawa ke gunung itu harus banget waterproof," terang dia. 

Baca juga: Ini Fungsi Emergency Shelter untuk Pendaki Gunung di Indonesia

Adapun tenda yang memiliki ketahanan terhadap air yang baik biasanya dilihat dari tulisannya yaitu di atas 3.000 mm. Sementara itu, untuk tenda di bawah 2.000 mm, kata dia, biasanya lebih mudah bocor saat terkena air hujan. 

Untuk tenda di pantai atau alam yang tidak terlalu ekstrem, bisa saja menggunakan yang 600 mm, 700 mm, atau 1.500 mm. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.