Kompas.com - 16/09/2022, 08:06 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Embung Batara Sriten di Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali ramai dikunjungi wisatawan. Meskipun, jumlahnya tak seramai sebelum pandemi.

Embung yang berada diketinggian 950 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini akan menambah sejumlah fasilitas untuk pendukung untuk mengundang lebih banyak kunjungan wisatawan.

Baca juga: 5 Tempat Melihat Sunrise di Gunungkidul Yogyakarta

"Sudah mulai ada pengunjungnya, terutama Sabtu dan Minggu atau pas liburan. Memang belum pulih seperti sebelum pandemi," kata Lurah Pilangrejo, Sunaryo saat ditemui di sela acara temu Bupati di Kawasan Embung Sriten, Kamis (15/09/2022).

Embung Batara Sriten merupakan destinasi wisata minat khusus. Sebab, untuk mencapainya, wisatawan harus menempuh perjalanan dengan tanjakan cukup curam.

Diperlukan kendaraan yang prima dan kemampuan berkendara yang mumpuni untuk mencapai lokasi.

Namun, lelah dan usaha keras akan terbayar lunas dengan udara sejuk embung serta panorama indah ketika melihat ke sisi utara dan timur wilayah Jawa Tengah.

Sunaryo menambahkan, beberapa fasilitas yang akan ditambah termasuk realisasi pembangunan jembatan penghubung Padukuhan Sriten dan Ngangkruk, yang diharapkan bisa menambah kunjungan wisata.

"Jika akses keluar-masuknya lebih layak, tentu ekonomi warga kami akan jadi lebih baik," kata dia.

Baca juga: 5 Tempat Nikmati Sunset di Gunungkidul, Ada Pantai Wediombo

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, perlu ada dukungan lewat perbaikan infrastruktur agar bisa mendongkrak kehidupan masyarakat setempat.

"Paling tidak wilayah utara bisa setara dengan wilayah tengah dan selatan yang lebih maju," kata Sunaryanta.

Sunaryanta juga menilai perlu ada promosi yang lebih gencar agar lebih banyak wisatawan datang dan pada akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Penerangan sepanjang jalan menuju lokasi juga akan ditambah. Namun, akan dilakuka survei terlebih dahulu untuk menentukan titik pemasangan yang tepat.

"Untuk kapan pemasangan lampu kita lihat nanti," ujar Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.