Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tempat yang Menjadi Saksi Bisu Peristiwa G30S

Kompas.com - 29/09/2022, 10:46 WIB
Viona Pricilla,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

5. Taman Makam Pahlawan Kalibata

Sesuai dengan namanya, Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, merupakan taman makam pahlawan-pahlawan yang telah gugur membela negara.

Para Pahlawan Revolusi pun turut dimakamkan di tempat ini. Dilansir dari Kompas.com (12/11/2020), TMP Kalibata ini merupakan gagasan Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno yang diresmikan pada 10 November 1954.

Khusus untuk ketujuh Pahlawan Revolusi, area pemakamannya diberi konblok yang mengelilingi makam-makam tersebut.

Baca juga: Lettu Pierre Tendean yang Jadi Korban Peristiwa G30S/PKI

Di masing-masingnya terdapat nama dan informasi singkat pahlawan yang dimakamkan.

Sebelum digagas, dipermegah, dan diresmikan oleh Ir Soekarno, para pahlawan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Ancol. Namun setelah diresmikan, para pahlawan dari TMP Ancol dipindah ke TMP Kalibata.

Untuk berkunjung ke Taman Makam Pahlawan ini, tidak bisa sembarangan. Pengunjung harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di depan gerbang dan di pos penjagaan.

6. Museum Pengkhianatan PKI

Museum Pengkhianatan PKI berlokasi di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, tepatnya di Jalan Raya Pondok Gede.

Menurut Direktori Pariwisata Kemenparekraf, di museum ini, pengunjung dapat melihat diorama yang menggambarkan tragedi yang terjadi pada upaya penculikan tujuh Pahlawan Revolusi, serta peristiwa-peristiwa pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Tampak luar Museum Pengkhianatan PKI, salah satu lokasi saksi bisu peristiwa G30S.Si Gam/Commons.wikimedia.org Tampak luar Museum Pengkhianatan PKI, salah satu lokasi saksi bisu peristiwa G30S.

Meski tak secara langsung menjadi saksi bisu peristiwa, ada sejumlah benda bersejarah yang terkait dengan peristiwa G30S.

Museum ini juga memiliki banyak benda bersejarah seperti baju yang pernah digunakan oleh Jendral Ahmad Yani, mobil dinasnya, dan juga mobil yang digunakan untuk menculik Brigadir Jenderal D. I. Pandjaitan.

Baca juga: Menelusuri Peristiwa G30S/PKI di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya

Selain itu, dilansir dari Tribunnewswiki.com (01/09/2021), tidak hanya peristiwa yang terjadi pada 30 September 1965 yang dapat ditemukan dioramanya, tetapi juga peristiwa berkaitan dengan PKI yang terjadi di tiga daerah pada 1945.

Pengunjung dapat mengunjungi museum ini dengan harga Rp 2.500 saja di hari Selasa-Minggu pukul 10.00-16.00 WIB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com