Kompas.com - 29/09/2022, 17:03 WIB

KOMPAS.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan desa wisata menjadi perhatian utama pada Tourism Ministerial Meeting 2022 pada Senin (26/9/2022) di Bali, sebagai bagian dari upaya meningkatkan sektor pariwisata di tengah ancaman resesi tahun 2023.

"Akan ada stagflasi, akan ada inflasi, akan ada perlambatan ekonomi, juga akan ada resesi. Bagaimana kita menyiapkan sektor kita (pariwisata) untuk yang baru saja selesai pandemi, melewati situasi VUCA, volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity (berubah-ubah, tidak pasti, kompleksitas, dan ambiguitas)," jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dalam Weekly Press Briefing, Rabu (28/09/2022).

Baca juga:

Desa Wisata Tepus di Gunungkidul, DI Yogyakarta, masuk  50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Dok. Jadesta Kemenparekraf Desa Wisata Tepus di Gunungkidul, DI Yogyakarta, masuk 50 besar desa wisata terbaik ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Menurutnya, antisipasi tetap dilakukan meski sektor pariwisata mengalami peningkatan hampir dua kali lipat lebih cepat dibanding pertumbuhan sektor perekonomian Indonesia.

Adapun strategi yang akan dilakukan adalah dengan berfokus terhadap pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), berinvestasi pada edukasi, dan juga memaksimalkan pemberdayaan UMKM di desa wisata.

“Kemenparekraf akan melakukan berbagai upaya untuk melaksanakan program-program yang menyentuh pelaku UMKM,” kata Sandiaga.

Baca juga: Citayam Fashion Week Sebabkan Omzet UMKM Naik 2 Kali Lipat

Pelatihan, pendampingan, dan bantuan pemasaran

Beberapa upaya yang akan dilakukan untuk para pelaku UMKM, antara lain dari segi peningkatan daya beli masyarakat, pemberian pelatihan dan pendampingan, bantuan pemasaran, serta penyediaan akses pembiayaan bagi para pelaku.

Pada era yang semakin serba digital ini, menurut Sandiaga, UMKM juga akan mengalami transformasi dan digitalisasi.

Maka, akan dilakukan peningkatan kemampuan dan penguatan dalam sektor ekonomi kreatif agar para pelaku UMKM dapat terus berkembang.

Baca juga:

Dalam mewujudkan peningkatan sektor pariwisata melalui UMKM ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan mengajak Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian guna memberdayakan UMKM ini untuk mendorong pariwisata.

"Kami akan mendorong dan akan merencanakan pertemuan dengan Menko Perekonomian agar Kemenparekraf bisa hadir membantu para pelaku UMKM, memberikan mereka tambahan modal kerja agar mereka terus bisa menciptakan 97% lebih lapangan pekerjaan untuk mempertahankan daya beli masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Tak Akan Menggaggu UMKM di Labuan Bajo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.