Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/09/2022, 21:11 WIB

KOMPAS.com - Hari Batik Nasional diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Tahun ini, hari tersebut jatuh pada Minggu (02/10/2022).

Salah satu cara untuk ikut memeriahkan hari tersebut adalah dengan mempelajari hal-hal seputar batik.

Baca juga: 30 Ucapan Selamat Hari Batik Nasional, Cocok Buat Ucapan di Medsos

Berikut beberapa fakta terkait Hari Batik Nasional yang Kompas.com rangkum dari berbagai sumber:

Fakta seputar Hari Batik Nasional

1. Berawal dari pengakuan UNESCO

Dilansir dari Kompas.com pada Kamis (29/09/2022), UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) menjadi salah satu dasar diadakannya Hari Batik Nasional.

Dalam sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Takbenda yang diadakan pada 2 Oktober 2009, UNESCO mengakui batik sebagai Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Baca juga:

Pengakuan dari UNESCO tersebut pun mendorong Presiden Indonesia waktu itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.

Hal tersebut diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 yang diterbitkan oleh SBY pada 17 November 2009.

2. Alasan UNESCO mengakui batik

Ilustrasi batik tulis Ilustrasi batik tulis

Sebelumnya, Indonesia mengajukan nominasi kepada UNESCO pada 4 September 2008 agar batik mendapatkan status intangible cultural heritage atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb).

Dikutip dari situs intangible cultural heritage UNESCO, batik kemudian akhirnya diterima sebagai warisan budaya dan dimasukkan ke dalam daftar representasi Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi.

Baca juga: Belajar Membatik, Aktivitas Wisata di Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

Secara garis besar, UNESCO menilai batik kaya akan simbol dan makna filosofi kehidupan masyarakat Indonesia. 

Adapun terdapat beberapa kriteria yang dipenuhi sehingga batik mendapat pengakuan UNESCO, salah satunya soal batik yang memiliki kekayaan simbolisme yang berkaitan dengan status sosial, komunitas lokal, alam, sejarah, dan warisan budaya.

Ilustrasi batik - Seorang pembatik di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.SHUTTERSTOCK / MitchellSandra Ilustrasi batik - Seorang pembatik di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Batik dinilai memberikan masyarakat Indonesia rasa identitas dan kontinuitas sebagai komponen penting dari kehidupan mereka sejak lahir sampai mati. Batik juga terus berkembang tanpa kehilangan makna tradisionalnya.

“Sejak lahir, batik digunakan untuk menggendong bayi. Lalu dalam proses khitanan, pernikahan, hingga untuk menutup jenazah orang yang sudah meninggal,” kata Wakil Ketua Yayasan Lasem Heritage, Yulia Ayu, dikutip dari Kompas.com, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: 8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Selain itu, menurut Yulia Ayu, ada pula ilmu membatik yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Ilmu tersebut mencakup pemilihan canting, cara mencanting, desainnya, motifnya, dan cara pewarnaannya.

3. Dirayakan setiap tahun lewat berbagai cara

Ilustrasi batik Betawi.DOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi batik Betawi.

Ketika merayakan Hari Batik Nasional, hal yang paling umum dilakukan oleh masyarakat adalah memakai pakaian batik. Namun, bukan berarti tidak ada cara lain untuk merayakannya.

Beragam kegiatan pernah dilakukan untuk memperingati Hari Batik Nasional, berikut beberapa di antaranya:

  • Memecahkan rekor MURI

Pada Hari Batik Nasional tahun 2010, terdapat acara pemecahan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) pembuatan mural motif batik terlama.

Dilansir dari Antarafoto.com, Sabtu (2/10/2010), rekor tersebut dipecahkan oleh mahasiswa dari Sekolah Tinggi Inter Studi yang menyelesaikan pembuatan mural batik selama 192 jam di pilar gedung Thamrin City, Jakarta Pusat.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Dekat Kampung Batik Giriloyo Yogyakarta

  • Diperingati secara digital

Hari Batik Nasional 2012 turut dimeriahkan secara digital. Dilaporkan oleh Kompas.com, Selasa (2/10/2012), terdapat gerakan sosial menggunakan tagar #BatikDay yang sempat menjadi trending topic di Twitter untuk wilayah Indonesia.

Gerakan sosial ini dilakukan agar negara lain mengetahui bahwa batik telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia.

Baca juga: Makna Motif Batik Mega Mendung Khas Cirebon

  • Bagi-bagi baju batik gratis

Memperingati Hari Batik Nasional, pengusaha sekaligus pemerhati batik membagikan baju batik secara gratis kepada para sopir dan tukang parkir di ruas jalan utama di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2013).KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Memperingati Hari Batik Nasional, pengusaha sekaligus pemerhati batik membagikan baju batik secara gratis kepada para sopir dan tukang parkir di ruas jalan utama di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2013).

Seorang pengusaha dan pemerhati batik, Ahmad Majidun, membagikan baju batik secara gratis untuk para sopir dan tukang parkir di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ia melakukannya guna turut memeriahkan Hari Batik Nasional 2013, dikutip dari Kompas.com, Rabu (2/10/2013).

  • Pemutaran film pendek

Hari Batik Nasional 2018 dirayakan dengan pemutaran film pendek berjudul Sekar di Galeri Indonesia Kaya yang terletak di Lantai 8 West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Dilansir dari Tribun Jakarta, film berdurasi 30 menit tersebut mengisahkan seorang perempuan buta bernama Sekar yang diperankan oleh Sekar Sari. Film tersebut menggambarkan kecintaan Sekar terhadap batik walaupun tidak pernah melihatnya.

Baca juga: 7 Oleh-oleh Khas Cirebon Selain Batik Megamendung

  • Parade kebaya

Dilaporkan oleh Kompas.com pada Rabu (21/09/2022), parade kebaya akan digelar di Solo, Jawa Tengah, sebagai bagian dari rangkaian event Hari Batik Nasional 2022.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan turut menghadiri acara tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+