Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/10/2022, 09:33 WIB

5. Air Terjun Cunca Rede

Air Terjun Cunca Rede di Desa Lokom, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur berada dalam kawasan konservasi Taman Wisata Ruteng.

Melansir Kompas.com, Jumat (1/12/2017), adapun Taman Wisata Alam Ruteng masuk dalam pengelolaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah II Ruteng. Ini artinya, Air Terjun Cunca Rede berada di tengah-tengah hutan konservasi.

Baca juga: Pulau Rutong, Spot Berkemah di NTT yang Diminati Wisatawan

Oleh karena itu, jika singgah di sini wisatawan harus mematuhi sejumlah aturan termasuk larangan mengambil flora dan fauna dalam kawasan konservasi, serta dilarang memotong pohon-pohon kecil selama perjalanan.

6. Air Terjun Cuncang Lewe

Air terjun Cuncang Lewe ada di Desa Ngampang Mas, Kecamatan Borong, Manggarai Timur, NTT. Adapun cuncang artinya air terjun dan lewe artinya, panjang. Jadi, Cuncang Lewe berarti air terjun panjang.

Melansir Kompas.com, Senin (19/9/2022), ketinggian air terjun ini mencapai 100 meter. Dikelilingi hutan rimba yang sangat sejuk, dan indah, pengunjung bisa mendengar suara aneka burung di kawasan Cuncang Lewe.

Baca juga: Mengenal Wogo, Kampung Adat di NTT yang Pernah Dikunjungi Jokowi

Sayangnya belum ada akses masuk, sehingga bila ingin ke sini, pengunjung harus melewati Kali Wae Lur yang merupakan sumber aliran air terjun tersebut. Adapun jarak dari jalan raya ke tempat ini kurang lebih 1 kilometer.

7. Air Terjun Cunca Wulang

Cunca Wulang juga sebaiknya tak dilewatkan jika kamu tengah mencari air terjun di NTT yang masih asri dan indah.

Destinasi ini menjadi salah satu wisata alam yang ramai dikunjungi wisatawan saat ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT),

Selain airnya yang berwarna hijau, Air Terjun Cunca Wulang ini juga menyimpang pesona pada dinding-dindingnya yang terlihat kokoh menyatu dengan air yang tenang. Jadi buat kamu yang tidak bisa berenang, duduk-duduk santai di pinggir air terjun, tentunya sudah cukup membuat rileks tanpa perlu basah-basahan.

Baca juga: Watu Pengang, Batu Raksasa Pemantul Suara di Manggarai Barat NTT

Melansir Kompas.com, Rabu (30/3/2022), ternyata sebelum populer seperti sekarang, Cunca Wulang sama sekali tak diketahui publik.

Bahkan, masyarakat setempat pun tidak bisa datang sembarangan ke tempat itu. Sebab, menurut cerita dari nenek moyang, Cunca Wulang adalah tempat angker. Cerita itu diwariskan secara turun temurun dan diakui oleh masyarakat adat. Menarik, bukan?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+