Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2022, 22:57 WIB

KOMPAS.com - Beberapa waktu belakangan, kolom tanda tangan di paspor menjadi pembicaraan.

Hal ini karena sejumlah negara menolak paspor Indonesia yang tak dibubuhi tanda tangan pemegangnya untuk pengajuan visa ke negara tersebut, antara lain Jerman, Belanda, Belgia dan Luksemburg.

Baca juga:

Lalu, bagaimana caranya agar para pemilik paspor Indonesia bisa mendapat pengesahan tanda tangan?

Syarat dan cara dapat pengesahan tanda tangan di paspor

Direktur Lalu Lintas Keimigrasian, Amran Aris, menyampaikan, masyarakat Indonesia yang perlu mendapatkan pengesahan di paspornya bisa langsung mendatangi kantor imigrasi terdekat.

"Masyarakat dapat langsung datang ke kantor imigrasi terkait (walk-in) untuk diberikan pengesahan oleh kepala kantor atau pejabat imigrasi yang ditunjuk. Proses pengesahan selesai dalam satu hari kerja," kata Amran melalui keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (8/10/2022).

Baca juga:

Sebagaimana diberitakan oleh Kompas.com, Sabtu (13/8/2022), Kepala Divisi Keimigrasian telah memerintahkan seluruh Kepala Kantor Imigrasi untuk mengakomodasi permohonan peneraan tanda tangan pemegang paspor Republik Indonesia tanpa kolom tanda tangan di halaman pengesahan, oleh Kepala Kantor atau pejabat imigrasi.

Sementara itu, Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh mengatakan, saat mengajukan permohonan pengesahan tanda tangan ke kantor imigrasi, masyarakat hanya perlu membawa paspor dan KTP.

"Untuk syarat, bawa paspor sama KTP saja untuk verifikasi," kata Achmad saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (16/08/2022).

Mekanisme serupa juga berlaku bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Para WNI bisa mendapatkan pengesahan tanda tangan di KBRI/KJRI. Pengesahan tanda tangan ini bebas biaya.

Baca juga:

"Paspor Indonesia telah terdaftar dan diakui oleh ICAO, lembaga khusus aviasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan dengan demikian sah untuk dipakai bepergian ke seluruh negara di dunia," ujar Amran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+