Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/10/2022, 17:43 WIB

KOMPAS.com - Jakarta Islamic Center atau Masjid Jami' Jakarta Center mengalami kebakaran, Rabu (19/10/2022) sore.

Berdasarkan rekaman video yang diterima Kompas.com dari petugas, tampak kepulan asap hitam membubung dari kubah masjid.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Centre, Berawal Pekerja Merenovasi Kubah

Berikut beberapa fakta tentang masjid agung ini, seperti dihimpun Kompas.com.

Fakta Jakarta Islamic Center

1. Dulunya tempat lokalisasi

Dikutip dari Kompas.com (07/05/2021), puluhan tahun yang lalu, tempat tersebut merupakan lokalisasi Kramat Tunggak di Jakarta Utara yang disebut sebagai lokalisasi terbesar di Asia Tenggara pada era 1970-1999.

Sebelumnya, di sana berdiri Lokasi Rehabilitasi Sosial (Lokres) Kramat Tunggak yang diresmikan Gubernur DKI Jakarta kala itu, Ali Sadikin.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Dekat Masjid Istiqlal

Lokres tersebut awalnya dibangun untuk membina pekerja seks di Jakarta yang kebanyakan berasal dari Pasar Senen, Kramat, dan Pejompongan.

Namun, Lokres Kramat Tunggak malah menjadi tempat berkumpul para pekerja seks dan jadi lahan basah mucikari untuk membujuk mereka kembali menjadi wanita penghibur.

Situasi tersebut membuat gerah masyarakat sekitar, hingga akhirnya Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso membentuk tim kajian pembongkaran, hingga akhirnya ditutup.

Dilansir Kompas edisi 17 Oktober 2005, Kramat Tunggak secara resmi ditutup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 31 Desember 1999.

Baca juga: Apa yang Terjadi jika Barang Jemaah Haji Tertinggal di Masjid Nabawi?

2. Tak langsung diputuskan jadi Islamic Center

Setelah Kramat Tunggak ditutup, tempat tersebut tak langsung diputuskan menjadi Islamic Center.

Salah satu pengunjung sedang melihat dan menikmati karya seniman di Pameran Seni Kaligrafi Kontemporer Internasional. Diketahui, pameran yang berlangsung di Jakarta Islamic Center tersebut dimulai sejak 15 April sampai 22 April 2022.Joy Andre T Salah satu pengunjung sedang melihat dan menikmati karya seniman di Pameran Seni Kaligrafi Kontemporer Internasional. Diketahui, pameran yang berlangsung di Jakarta Islamic Center tersebut dimulai sejak 15 April sampai 22 April 2022.

Dikutip dari situs resminya, sempat muncul pula sejumlah gagasan, seperti membangun pusag perdagangan (mal), perkantoran, dan lainnya, di lahan tersebut.

Namun, Sutiyoso memiliki ide membangun Islamic Center. Salah satunya untuk menyatukan kelompok-kelompok yang berbeda.

Ia pun sempat menggagas forum untuk mengetahui seberapa besar dukungan masyarakat terhadap ide membuat Islamic Center.

Baca juga: Jelajah Masjid Unik di Jakarta, Ada yang Mirip Taj Mahal

Pada 24 Mei 2001, dukungan semakin menguat. Setelah konsultasi terus-menerus dengan masyarakat, ulama, hingga praktisi, seperti Prof Azzumardi Azra yang saat itu menjabat rektor Uin sYarif Hidayatullah, respons yang didapatkannya sangat positif.

 

Dikutip dari Kompas.com (07/05/2021), JIC pun diresmikan oleh Sutiyoso pada 4 Maret 2003.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Cap Go Meh 2023, Tingkat Okupansi Hotel di Singkawang Capai 100 Persen

Travel Update
Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Indonesia Tutup 2022 dengan Nyaris 5,5 Juta Kunjungan Turis Asing

Travel Update
Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Cerita Turis dari New York, Datang ke Bogor Lihat Cap Go Meh 2023

Travel Update
Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Selain China, Pemerintah Targetkan Gaet Banyak Wisatawan India pada 2023

Travel Update
Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Datang ke Bilik Kucing Cat Cafe di Depok, Bisa Beli 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Jangan Langsung Percaya Google Maps, Ini Rute Termudah ke Negeri Khayangan Magelang

Travel Tips
Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary Keliling Yogyakarta Seharian ala Delegasi ATF 2023

Itinerary
Harga Tiket dan Jam Buka Negeri Khayangan, Wisata Hits di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Negeri Khayangan, Wisata Hits di Magelang

Travel Tips
Ini Alasan Kenapa Pesawat Punya Kursi Tanpa Jendela

Ini Alasan Kenapa Pesawat Punya Kursi Tanpa Jendela

Jalan Jalan
Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Tol Khayangan Magelang, Kini Jadi Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Kebun Raya Baturraden Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Baturraden Purwokerto: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
5 Tempat Wisata Populer di Hokkaido Jepang, Bisa Lihat Bunga Lavender

5 Tempat Wisata Populer di Hokkaido Jepang, Bisa Lihat Bunga Lavender

Jalan Jalan
Indonesia Serahkan Kepemimpinan ASEAN Tourism Forum ke Laos

Indonesia Serahkan Kepemimpinan ASEAN Tourism Forum ke Laos

Travel Update
4 Tempat Wisata Populer di Nagano Jepang, Ada Pemandian dengan Monyet

4 Tempat Wisata Populer di Nagano Jepang, Ada Pemandian dengan Monyet

Jalan Jalan
4 Tips ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Datang Pukul 16.00 WIB

4 Tips ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Datang Pukul 16.00 WIB

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+