Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/10/2022, 15:27 WIB

KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM resmi meluncurkan kebijakan visa rumah kedua (second home visa) bagi Warga Negara Asing (WNA) yang hendak tinggal dan berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.

"Dengan visa ini, WNA dapat tinggal selama lima atau sepuluh tahun, serta melakukan berbagai macam kegiatan, seperti investasi dan kegiatan lainnya," demikian bunyi keterangan resmi Imigrasi, Selasa (25/10/2022).

Baca juga:

Pengumuman tersebut lantas menuai beragam tanggapan dari para pelaku usaha pariwisata.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem di Bali, salah satunya, menyambut positif berlakunya second home visa ini.

"Mengenai kebijakan ini sangat baik buat kami sektor pariwisata dan akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia dan Bali khususnya. Karena wisatawan dengan sekali aplikasi sudah mendapatkan lima sampai 10 tahun," kata Ketua PHRI Karangasem, Wayan Kariasa, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Paspor dan Visa Apa Bedanya? Simak Penjelasan Ini

Menurut dia, kebijakan itu juga bisa menyeleksi para wisatawan mancanegara yang kerap berinvestasi sembunyi-sembunyi dengan memakai nama warga lokal.

"Selama ini kan ada orang asing yang membeli vila, bikin vila, atau bisnis lainnya dengan memakai nama orang Bali atau Indonesia, sehingga dengan visa tersebut, dia kan bisa menggunakan identitas dirinya sendiri untuk berinvestasi di Indonesia, WNA ini tidak perlu lagi menggunakan nominee atau orang lokal," terangnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+