Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Yogyakarta Komik Week, Pamerkan Karya Komikus Legendaris Indonesia

Kompas.com - 28/10/2022, 08:08 WIB
Wisang Seto Pangaribowo,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Yogyakarta Komik Week digelar 27 Oktober 2022 hingga 5 November 2022 di Jogja Nasional Museum (JNM). Acara ini memamerkan karya komikus legendaris Indonesia.

Kurator Pameran Yogyakarta Komik Week Terra Bajraghosa mengatakan, karya dua komikus legendaris Indonesia turut dipamerkan pada acara ini. Dua komikus itu adalah Jan Mitaraga dan DN Koestolo.

"Total seniman sebanyak 36 nama. Kami biasanya undang 2 tokoh legenda. Kali ini ada Jan Mintaraga yang membuat komik dari berbagai zaman dan DN Koestolo," kata dia kepada Kompas.com di Jogja Nasional Museum (JNM), Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Sejarah Taman Sari Jogja, Taman Air Tempat Rekreasi Para Sultan

Ia melanjutkan, dunia komik di Indonesia pada tahun 90-an dibanjiri komik-komik dari Jepang dan negara-negara lainnya.

Pameran ini menunjukkan bahwa komikus Indonesia masih eksis dan masih bertahan hingga sekarang.

"Dengan pameran ini ketika mencari 30-an nama, ternyata masih bisa. Saat kita gali lagi ternyata bermacam-macam karya. Ada juga yang sudah termangakan sejak lahir ya sudah," kata dia.

Dia menyampaikan, pengaruh komik dari luar negeri memang tidak bisa dihindarkan. Contohnya komik Indonesia pada tahun 1970-an banyak dipengaruhi gaya komik dari Inggris.

Baca juga: Harga Tiket dan Jam Buka Obelix Hills Yogyakarta, Kini Buka Lebih Pagi

"Inggris pun pernah menginvasi awal-awal manga (komik jepang) dan sekarang bisa tumbuh besar sekali," kata dia.

Uniknya, komikus Indonesia banyak menggunakan media-media khusus untuk menggambar, seperti menggunakan kopi hingga batik.

"Memang komikus Indonesia tidak masuk ke pasar, tetapi dengan masuk ke dunia-dunia seni dan yang lain," ujar dia.

Media sosial mudahkan komikus

Perubahan zaman ke dunia digital seperti sekarang ini menurut dia memudahkan komikus Indonesia untuk memperkenalkan karyanya melalui media sosial.

Yogyakarta Komik Weeks digelar di Jogja Nasional Museum, Kamis (27/10/2022)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO Yogyakarta Komik Weeks digelar di Jogja Nasional Museum, Kamis (27/10/2022)

"Mereka bisa memperkenalkan komik secara instan, ada komen ada view, dan itu sangat bagus. Di sisi lain, komikus yang masih mencetak secara fisik ada juga yang masih laris," ucapnya.

Menurut dia, seniman juga bisa memanfaatkan platform Patreon yang jika tidak berlengganan, seseorang hanya bisa membuka satu-dua halaman.

Baca juga: 9 Tempat Ngopi di Yogyakarta dengan Pemandangan yang Instagramable

Dari model berlangganan secara online itu, banyak komikus Indonesia yang bertahan. Sementara media sosial hanya untuk promosi.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Cegah Parkir Penuh Saat Lebaran 2024, Ancol Siapkan 97 Bus Gratis

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com