Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liburan ke Banda, Jelajahi 3 Tempat Wisata Sejarah di Pulau Ay

Kompas.com - 04/11/2022, 16:32 WIB
Faqihah Muharroroh Itsnaini,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Tak hanya Banda Neira, gugusan pulau Banda terdiri dari sejumlah destinasi yang menarik, seperti salah satunya Pulau Ay.

Pulau ini dapat dicapai dengan menaiki perahu fiber berdurasi kurang lebih satu jam dari Banda Neira.

Baca juga: 6 Fakta Banda Neira, Pulau Cantik Tempat Pengasingan Bung Hatta

Setelah berlayar di antara lautan dan alam eksotis nan indah, kapal pengunjung akan merapat di pinggir dermaga.

Dari dermaga, pengunjung disambut dengan sebuah gerbang pintu masuk bertuliskan “Selamat Datang di Desa Ay”.

Sebelum memasuki dan menjelajah pulau Ay, pengunjung bisa membayar retribusi sebesar Rp 25.000 per orang untuk konservasi dan pemeliharaan situs-situs bersejarah.

Menurut Kasi Pemerintahan Pulau Ay bernama Bahar, pulau berpenduduk sekitar 1.400 jiwa ini dulunya merupakan tempat Inggris melatih para pejuang setempat untuk mempertahankan diri dari serbuan Belanda pada 1615.

Baca juga: 3 Pulau di Banda Maluku yang Cocok untuk Island Hopping Seharian

Menjelajahi Pulau Ay

Saat menginjakkan kaki di pulau Ay, Senin (31/10/2022), cuacanya cukup panas dan terik.

Kendati Bahar menyebutkan bahwa air bersih sulit diperoleh, Pulau Ay memiliki beragam tumbuhan, bunga, dan aneka buah yang dapat tumbuh dengan subur.

“Pulau Ay punya lumbung makanan. Sayur mayur, singkong, pisang, setiap hari kami ekspor ke sekitar Banda dan luar Banda juga,” katanya.

Baca juga: Bersih-bersih Pantai Banda Neira Kumpulkan 221 Kilogram Sampah

Tak hanya itu, ia melanjutkan, hasil pertanian seperti pala, cengkih, kenari, kangkung, mentimun, jagung, tomat, dan lainnya juga berlimpah.

Selain hasil perkebunan dan pertanian, sumber perikanan juga menjadi salah satu mata pencaharian para penduduk di pulau yang dikelilingi oleh lautan ini.

Sepanjang perjalanan mengelilingi Pulau Ay, terlihat permukiman penduduk yang sebagian besar orangnya nampak sedang menjemur pala.

Wisata sejarah dan bahari di Pulau Ay

Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan di Pulau Ay, didominasi oleh wisata sejarah.

Gerbang Matalenco di Pulau Ay, Kepulauan Banda, Maluku. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Gerbang Matalenco di Pulau Ay, Kepulauan Banda, Maluku.

Di antaranya seperti mengunjungi Gereja Tua Betlehem, makam-makam Belanda di gereja tersebut, Gerbang Matalenco, Benteng Revengie, Masjid Nur Ay, Rumah Adat Olisiwa, snorkeling, dan melihat Perkebunan (Perk) Welvaren.

“Di sini ada dua benteng, salah satunya Benteng Revengie, ada Gereja Tua, snorkeling juga bisa,” terang Bahar.

Baca juga: Istana Mini di Banda Neira Maluku Diusulkan Jadi Istana Kepresidenan

1. Gerbang Matalenco

Pemberhentian pertama Kompas.com adalah Gerbang Matalenco.

Gerbang berusia ratusan tahun ini memiliki pahatan berbahasa Belanda yang tulisannya sudah agak pudar, meski masih sedikit terbaca bertuliskan “Matalenco”.

Melanjutkan perjalanan, terlihat sebuah papan informasi mengenai Benteng Revengie.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com