Kompas.com - Diperbarui 08/11/2022, 17:46 WIB

KOMPAS.com - Kepulauan Banda di Maluku terdiri dari 11 gugusan pulau yang berpenghuni dan tidak berpenghuni.

Jika ingin berwisata dalam satu hari, kamu bisa mendatangi satu pulau ataupun berpindah ke beberapa pulau.

Salah satu pulau yang cocok untuk didatangi dalam satu hari adalah wilayah Desa Nusantara di Pulau Banda Neira.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Banda Neira, Benteng hingga Gunung Api

Menurut Kepala Pemerintah Negeri Administratif (KPNA) Mohamad Laadjila, keseluruhan Banda Neira memiliki tempat-tempat peninggalan sejarah penjajahan Belanda hingga Inggris, serta peninggalan kerajaan pada masa lampau.

“Bangunan, lukisan, atau prasasti, benda-benda seperti pedang itu tersimpan di beberapa tempat seperti Museum Rumah Budaya atau rumah adat kami,” ujar Laadjila kepada Kompas.com, Selasa (1/11/2022).

Ia menjelaskan, beberapa destinasi di Desa Wisata Nusantara memang relatif berdekatan dan pas untuk dikunjungi dalam waktu singkat seperti misalnya setengah atau satu hari.

Baca juga:

“Potensi wisata yang kami miliki cukup lengkap. Wisata bahari, sejarah, gunung api, kuliner, semua ada,” imbuhnya.

Satu hari di Desa Nusantara di Banda Neira

Jika ingin berwisata keliling kawasan Banda Neira dalam satu hari, ada beberapa destinasi yang bisa dikunjungi, mayoritasnya adalah situs sejarah.

Setiap situs dikenakan tiket Rp 20.000 per orang, seperti disampaikan oleh pemandu wisata lokal. 

Adapun kalau ingin mendapatkan wisata laut atau menyelam sekaligus, umumnya kamu butuh beberapa hari di Banda.

Baca juga: Desa Wisata Negeri Hila di Maluku, Lokasi Penting Jalur Rempah Dunia

Berikut itinerary satu hari berwisata di kawasan Desa Nusantara, Banda Neira, Maluku Tengah, yang bisa jadi referensi. 

Belajar sejarah di Rumah Budaya Banda Neira

Perjalanan pagi hari sekitar pukul 08.00 WIT, bisa dimulai dengan mengunjungi Rumah Budaya Banda Neira.

Interior dalam salah satu ruangan Museum Rumah Budaya Banda Neira di Jalan Nusantara, Kecamatan Banda, Maluku. KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Interior dalam salah satu ruangan Museum Rumah Budaya Banda Neira di Jalan Nusantara, Kecamatan Banda, Maluku.

Jaraknya hanya sekitar 200 meter dari Pelabuhan Banda Neira, dan dapat ditempuh kurang lebih 5 menit jalan kaki. 

Pengunjung bisa menemukan catatan sejarah penjajahan Belanda melalui VOC dari lukisan maupun benda-benda yang tersimpan di sana. 

Selain lukisan genosida atau pembantaian brutal Belanda kepada para tokoh di Banda, terdapat sejumlah peninggalan bersejarah penting lainnya. 

Baca juga: Rumah Budaya Banda Neira, Menyimpan Jejak Kelam Masa Penjajahan

Seperti aneka jenis meriam, alat musik, guci, pedang, berbagai senjata, keramik China, uang kuno dari beberapa negara, dan lonceng Belanda.

Ada juga sejumlah catatan yang bisa dilihat oleh pengunjung, seperti peta lama rute pelayaran bangsa Belanda menuju Banda Neira.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.